Makanan Ringan Khas Daerah

16 Makanan Ringan Khas Daerah di Pulau Jawa

Makanan ringan khas daerah yang ada di Pulau Jawa sangat banyak sekali. Rasa dan bentuknya juga bermacam-macam. Ada yang bentuknya kecil, bulet, dan lain-lain. Rasanya pun tidak perlu diragukan lagi kenikmatannya.

Makanan Ringan Khas Daerah
sumber: pixabay.com

Perlu diketahui, makanan ringan khas daerah merupakan makanan sederhana yang sehat. Karena, kebanyakan makanan ringan khas daerah tidak ada yang mengandung bahan pengawet kimia.

Yah… tidak tahan lama dong? Jangan khawatir… Karena banyak makanan ringan khas daerah yang bisa bertahan lama meski tanpa bahan pengawet. Itulah sebabnya, kamu harus banyak-banyak mencicipi beberapa makanan ringan khas daerah yang ada di penjuru Pulau Jawa.

Bagaimana?… Penasaran ingin mencicipi?… Atau, ingin tahu apa saja makanan ringan khas yang ada di Pulau Jawa?… Yuk… Baca terus artikel ini, kamu bisa cari tahu beberapa macam makanan ringan khas daerah tersebut di artikel ini.

Makanan Khas Getuk Goreng Sokaraja

Makanan Khas Getuk Goreng Sokaraja
resephariini.com

Banyumas  merupakan salah satu nama kabupaten yang ada di Daerah Jawa Tengah. Terdapat kota yang bernama Sokaraja. Bagi yang tinggal di Pulau Jawa tentunya tidak asing lagi dengan makanan ringan khas daerah Sokaraja, Banyumas  ini.

Banyumas sendiri merupakan daerah yang kaya akan makanan ringan. Perlu diketahui getuk goreng adalah makanan ringan yang sudah sangat terkenal di Pulau Jawa. Karena, getuk goreng merupakan jajanan oleh-oleh paling favorit dari Kabupaten Banyumas.

Rasanya yang nikmat dan disukai banyak orang, apa lagi getuk goreng sangat cocok sekali jika dinikmati dengan ditemani segelas kopi atau teh. Makanya, hampir setiap orang dari luar daerah ketika berkunjung ke Banyumas pulang membawa oleh-oleh yang satu ini.

Keunggulan getuk goreng ini tidak kalah dengan jajanan modern saat ini. Rasanya yang sangat nikmat, bentuknya yang unik dan empuk ditambah dengan keunggulannya yaitu bisa bertahan lama meskipun tanpa bahan pengawet.

Makanan ringan khas daerah yang satu ini bisa bertahan sampai satu minggu, dihitung dari setelah proses masak. Bahan untuk membuat makanan ini sangat sederhana dan tidak banyak campuran-campuran dari bahan lainnya. Proses pembuatannya pun juga sederhana, tanpa menggunakan alat yang canggih dengan harga mahal. Untuk mengetahui lebih jauh, bisa lihat di sini.

Keripik Tempe Makanan Ringan Khas Daerah yang Banyak Dijumpai di Pulau Jawa

makanan ringan khas daerah
rumahmesin.com

Keripik tempe adalah makanan ringan yang banyak kita jumpai di Pulau Jawa. Seperti Bandung, Malang, Banyumas, Jogja, dan daerah lainnya yang di Pulau Jawa.

Jadi, makanan ringan ini sangat gampang dicari di Daerah Pulau Jawa. Keripik tempe juga sudah menjadi makanan favorit yang digemari banyak orang, karena mempunyai rasa yang lezat, nikmat dan gurih. Sangat cocok untuk cemilan maupun sebagai tambahan lauk.

Keripik tempe tidak jauh seperti  getuk goreng, karena keripik tempe termasuk makan ringan yang tahan lama tanpa pengawet. Jadi jangan diragukan untuk kesehatan. Apa bila mau dijadikan oleh-oleh keluarga sudah pasti sangat pas.

Setiap daerah yang memproduksi keripik tempe mempunyai resep sendiri-sendiri. Jangan kaget apabila menjumpai keripik tempe yang berbeda-beda. Namun, pada dasarnya tetap sama yaitu menggunakan bahan dasar tempe.

Namanya juga keripik tempe, ya sudah pasti bahan dasarnya tempe. Tapi bukan sembarang tempe, tempe yang digunakan untuk bahan dasar membuat keripik tempe merupakan tempe dari kedelai pilihan. Kualitas tempenya juga harus bagus.

Banyak tempe yang rasanya kurang enak, karena pembuatannya yang kurang pas. Selain itu, kita sering juga jumpai tempe yang sudah bau karena terlalu lama tidak diproses untuk dikonsumsi. Tempe yang seperti ini sangat tidak cocok apabila digunakan sebagai bahan dasar membuat keripik tempe.

Bahan utama untuk membuat keripik tempe yaitu tempe, tepung beras, tepung tapioka, telur dan bumbu rempah-rempah. Seperti yang sudah disebutkan, setiap daerah yang memproduki keripik tempe mempunyai resep sendiri-sendiri, yaitu di bumbu rempah-rempahnya.

Cara membuatnya pun sederhana, tidak memerlukan alat-alat yang modern dengan harga mahal. Karena proses memasaknya dengan cara digoreng di wajan biasa.

Dodol Garut Makanan Ringan Khas Daerah Garut

dodol garut makanan ringan khas daerah
tokomesin.com

Garut merupakan nama kota di Daerah Jawa Barat. Dodol garut  merupakan makanan ringan khas daerah yang sudah populer di Pulau Jawa. Rasanya yang manis, empuk dan nikmat membuat makanan ini digemari banyak orang.

Dodol garut ini mempunyai bermacam-macam jenis, diantaranya ada dodol wijen, dodol kacang dan dodol biasa. Rasanya juga bermacam-macam seperti rasa nanas, nangka, durian dan aneka buah lainnya.

Dodol juga termasuk makanan tanpa pengawet, namun bisa bertahan lama sampai berminggu-minggu. Meskipun bisa tahan berminggu-minggu kualitas rasa dodol tetap terjaga. Kecuali kalau sudah berjamur, itu memang sudah tidak layak konsumsi.

Kita bisa jumpai dodol di berbagai daerah dengan berbeda-beda kemasan dan rasa. Bukan hanya kemasan dan rasa, namanya juga ada yang berbeda. Seperti di Jawa Tengah, makanan yang serupa dengan dodol dinamakan jenang. Perbedaannya cukup banyak sperti cara mengemasnya, rasanya, dan perbedaan yang paling menonjol yaitu jenang lebih berminyak.

Biasanya dodol dibuat dalam porsi yang banyak, karena proses pembuatannya yang cukup ribet dan butuh waktu cukup lama. Untuk hasil yang memuaskan butuh keahlian dalam memasaknya.

Bahan dasarnya juga cukup banyak yaitu gula merah, gula pasir, santan, tepung ketan dan garam. Apabila ingin membuat dodol dengan aneka rasa buah, bisa ditambahkan dengan racikan buah-buah yang diinginkan.

Kue Wingko Babat Makanan Ringan Khas Daerah Babat

Wingko babat makanan khas ringan khas daerah
sashylittlekitchen.com

Babat adalah salah satu kota di Jawa Timur. Kota Babat berada di Kabupaten Lamongan, yang mana Kabupaten Lamongan memiliki banyak makanan ringan khas Daerah Jawa Timur. Salah satunya adalah kue wingko babat.

Bagi yang belum pernah mencoba makanan ringan ini, bisa datang ke Daerah Jawa Timur lebih tepatnya di Kota Babat yaitu kota asalnya wingko babat. Kita bisa jumpai banyak pedagang-pedagang kue wingko babat.

Jika berhalangan ke daerah tersebut, mungkin karena jauh atau karena alasan lainnya, jangan khawatir… kue wingko babat merupakan jenis kue yang cukup mudah dibikin dan bahan yang dibutuhkan tidak terlalu bermacam-macam.

READ  Macam-macam Olahraga Mengecilkan Perut

Bahan utama untuk membuat kue wingko babat adalah santan kelapa, kelapa parut, tepung ketan, gula pasir, garam, dan margarin atau minyak. Cara membuatnya pun tidak lah sulit, hanya memerlukan wajan teflon atau wajan yang berbentuk cetakan bulet-bulet.

Kue wingko babat bukan termasuk dalam makanan ringan yang bisa bertahan lama. Sebenarnya bisa dibikin tahan lama, tapi harus menggunakan pengawet alami seperti bubuk kulit kayu manis. Yang mana itu bisa berpengaruh terhadap rasa asli kue wingko babat.

Kue wingko babat merupakan kue yang lebih nikmat dikonsumsi saat keadaan masih hangat. Apa lagi jika di temani dengan secangkir kopi atau teh, sudah pasti akan membuatnya semakin nikmat.

Suwar-suwir Makanan Ringan Khas Daerah Jember

Suwar-suwir makanan ringan khas daerah
arenawisata.com

Masih dengan makanan ringan khas Daerah Jawa Timur, yaitu suwar-suwir. Jember adalah salah satu nama kabupaten di Jawa Timur, yang mana Kabupaten Jember memiliki makanan ringan yang bernama suwar-sawir.

Sekilas makanan ringan ini seperti dodol, memang dari bentuknya mirip dengan dodol. Namun, bahan utama suwar-sawir ini berbeda dengan dodol. Suwar-sawir terbuat dari bahan dasar tape masak.

Seperti halnya dengan makanan ringan khas Daerah Garut yang sudah populer di Pulau Jawa yaitu dodol. Suwar-sawir juga tidak kalah populer di Pulau Jawa. Hanya saja, suwar-sawir berasal dari daerah yang jauh dari ibu kota.

Jadi, namanya tidak sepopuler dodol yang berasal dari daerah yang dekat dengan Ibu Kota. Mengapa demikian, karena kenyataannya dodol berasal dari kota yang dekat dengan Ibu Kota dan dekat dengan kota-kota besar di Indonesia.

Kita semua pasti tahu, bahwa Ibu Kota dan kota-kota sekitarnya adalah pusatnya perekonomian, yang mana barang-barang bisa dengan mudah dipopulerkan. Bukan untuk membandingkan antara suwar-sawir dan dodol, tapi untuk menambah pengetahuan kita saja.

Jika ingin mencicipi makanan ringan khas daerah ini bisa datang ke Daerah Jember, Jawa Timur. Atau bisa memakai alternatif lain dengan cara bikin suwar-sawir sendiri di rumah. Bahan dan proses membuatnya cukup mudah.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat suwar-sawir tidak jauh dari bahan untuk membuat dodol, yaitu tape masak, tepung ketan, tepung beras, santan, gula merah, gula pasir, susu dan garam.

Proses membuatnya membutuhkan waktu yang cukup lama, seperti halnya dengan membuat dodol. Caranya campurkan bahan-bahan yang sudah siap sambil diaduk-aduk sampai matang. Setelah itu cetak di tempat seperti loyang dan sejenisnya.

Suwar-sawir termasuk makanan ringan yang bisa bertahan lama. Suwar-sawir juga memiliki macam-macam rasa buah sperti rasa nanas, durian, nangka dan buah lainnya. Namun perlu diketahui kue suwar-sawir sebelum tahun-2000 hanya memiliki dua rasa saja, yaitu rasa coklat dan rasa aslinya.

Penyajiannya dengan cara dipotong-potong kecil berbentuk seperti balok, makanan ringan ini sangat cocok sebagai oleh-oleh jika berkunjung ke Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kue Serabi Makanan Ringan Khas Daerah di Pulau Jawa

makanan ringan khas daerah
Sumber: masakanlezt.com

Kue serabi adalah makanan ringan khas daerah yang banyak kita jumpai di Pulau Jawa. Masing-masing daerah yang memproduksi kue ini juga bermacam-macam variasi.

Daerah yang memproduksi kue serabi diantaranya ada Bandung, Jawa Barat. Serabi Bandung terbuat dengan bahan utama tepung terigu dan santan. Disajikan dengan paduan kuah yang terbuat dari gula merah dan santan, rasanya jangan diragukan lagi.

Daerah lainnya yang memproduksi kue serabi adalah Rengasdengklok. Rengasdengklok terletak di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Meskipun masih satu provinsi, tapi sudah ada perbedaan. Serabi Rengasdengklok terbuat dari bahan utama tepung terigu dan tepung ketan. Serabi ini memiliki warna hijau alami karena ada tambahan bahan dari daun suji.

Daerah lainnya lagi adalah Jakarta. Di Jakarta kue serabi lebih dikenal dengan kue ape, dengan bahan utama dari tepung terigu dan susu. Di Jakarta kue ini juga berbeda dengan yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Daerah di Pulau Jawa lainnya adalah Solo, Jawa Tengah. Dikenal dengan kue Serabi Solo. bahan utamanya adalah tepung beras dan santan. Serabi-serabi yang sudah disebut merupakan beberapa kue serabi dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Sebenarnya masih banyak lagi daerah yang memproduksi kue ini. Namun, yang paling populer diantaranya yang sudah disebutkan tadi.

Seiring berjalannya waktu, kue serabi dari daerah di Pulau Jawa sudah banyak variasi. Ada yang ditambahi keju, oncom, telur, coklat, dan lainnya. Bahkan sampai ada yang diberi berbagai warna.

Cara membuatnya cukup mudah tinggal campurkan bahan-bahan utama versi kota mana aja yang dikehendaki. Lalu masukan kedalam cetakan, setelah itu bisa langsung proses pemasakan.

Klepon Makanan Ringan Khas Daerah di Pulau Jawa

Klepon makanan ringan khas daerah
Sumber: lotusartichoke.com

Penduduk Pulau Jawa rata-rata sudah tidak asing dengan makanan ringan yang satu ini. Namun, asal mulanya dari kota mana masih jadi misteri. Sepengetahuan selama ini, klepon berasal dari Jawa Timur, karena produk klepon yang terkenal berada di Daerah Pasuruan, Jawa Timur.

Namun, klepon bisa kita jumpai diberbagai belahan Pulau Jawa. Lebih tepatnya di pasar-pasar tradisional di saat pagi hari. Karena penjual klepon kebanyakan di pagi hari. Klepon merupakan makanan ringan yang tidak tahan lama. Biasanya klepon hanya bisa bertahan maksimal sepuluh jam, lebih dari itu klepon sudah tidak nikmat dikonsumsi.

Bahan untuk membuat klepon cukup mudah didapatkan, namun cara pembuatannya yang cukup ribet. Bahan yang dibutuhkan yaitu tepung ketan, tepung beras, gula merah, pandan, dan garam ditambah parutan kelapa untuk membaluri klepon yang siap saji.

Cara membuatnya yaitu dengan cara direbus di dalam air mendidih. Pertama campurkan bahan selain gula merah, karena gula merah hanya untuk isi dalamnya. Setelah dicampurkan aduk sampai rata hingga menjadi adonan, tapi jangan dibikin encer. setelah itu ambil sedikit demi sedikit adonan, gulung-gulung menggunakan tangan sampai berbentuk bulat, seipkan gula merah yang sudah dihaluskan kedalam adonan yang sudah digulung bulat.

Setelah itu masukan ke dalam air yang mendidih, biasanya jika sudah matang klepon akan mengambang di air yang mendidih tadi. Jika sudah matang ambil dan taruh di parutan kelapa lalu baluri dan klepon sudah siap saji.

READ  Manfaat Air Putih dan Waktu yang Baik untuk Minum

Kerak Telor Makanan Ringan Khas Daerah Kota Jakarta

Kerak Telor makanan ringan khas daerah Betawi
Sumber: umiresep.com

Jakarta adalah nama Ibu Kota Negara Indonesia yang terletak di Pulau Jawa. Meskipun kota besar, Jakarta memiliki makanan ringan tradisional, yaitu kerak telor. Makanan ringan ini hanya bisa dijumpai di Jakarta saja.

Seiring berjalannya waktu, kini kerak telor semakin sulit dicari. Mungkin karena sekarang banyak makanan-makanan ringan yang bermunculan di Ibu Kota. Namun buka berarti kerak telor sudah punah di Jakarta, kita bisa menemukan penjual kerak telor dengan mudah saat lagi ada acara-acara yang ramai pengunjung di Jakarta.

Bahan untuk utama untuk membuat kerak telor adalah telor bebek, beras ketan, ebi ( udang kering asin ), dan macam-macam bumbu. Makanan ringan yang satu ini cukup ribet proses pembuatannya, mungkin ini juga salah satu penyebab penjual kerak telor sekarang sangat jarang dijumpai di Jakarta.

Lanting Makanan Ringan Khas Daerah Kebumen

Lanting makanan ringan khas daerah Kebumen
Sumber: bukalapak.com

Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Jajanan makanan ringan yang terkenal salah satunya adalah lanting. Makanan ringan ini  kecil melingkar ada yang berbentuk seperti cincin ada juga yang membentuk angka delapan.

Awal mulanya lanting mempunyai satu rasa yaitu asin dengan gurih yang luar biasa. Seiring berjalannya waktu, lanting mulai banyak varian rasanya. Ada yang pedas, manis dan lain-lain.

Lanting sudah lama menjadi jajanan oleh-oleh khas Kebumen. Namun, sekarang daerah sekitar Kebumen juga sudah banyak yang memproduksi lanting. Mungkin karena rasanya yang nikmat, mungkin juga karena mempunyai nilai ekonomi yang cukup bagus.

Bahan utama untuk membuat lanting adalah singkong. Bahan lainnya hanyalah racikan-racikan bumbu saja. Cara mebuat lanting cukup mudah, hanya saja butuh waktu lama. Karena sebelum dimasak lanting harus dijemur terlebih dahulu, kurang lebihnya selama satu hari.

Opak Makanan Ringan Khas Daerah Suku Sunda

Opak makanan ringan khas daerah
sobatinfo.com

Suku Sunda merupakan suku asli Provinsi Jawa Barat. Makanan ringan khasnnya adalah opak. Awalnya opak adalah makanan khas yang biasa disajikan ketika ada acara seperti hajatan, syukuran dan acara lainnya yang sejenis.

Opak adalah sejenis kerupuk, namun opak memiliki kelebihan rasa yang sangat khas sehingga banyak disukai orang. Sampai sekarang opak merupakan jajanan khas sunda yang sering dicari sebagai oleh-oleh.

Bahan utama membuat opak adalah beras ketan, santan kelapa yang tidak terlalu tua, telur, gula pasir, dan garam. Cara pembuatannya yaitu beras ketan yang ditanak terlebih dahulu, haluskan bersama santan dan bumbu-bumbunya sampai berbentuk adonan.

Setelah menjadi adonan kental iris tipis-tipis, lalu jemur hingga kering. Setelah kering, opak dimasak dengan cara dipanggang sampai kelihatan sudah mengembung, opak bisa diangkat dan siap untuk disajikan.

Kerupuk Lempeng Makanan Ringan Khas Daerah Madiun

Kerupuk lempeng makanan ringan khas daerah Madiun
Sumber: masakandapurku.com

Jawa Timur Memang kaya akan makanan ringan, termasuk juga Kota Madiun. Kerupuk lempeng asli Madiun sudah cukup populer, karena kerupuk ini merupakan salah satu jajanan oleh-oleh daerah Madiun.

Kerupuk lempeng memiliki rasa yang enak dan sangat gurih, sehingga banyak konsumen yang menggemarinya. Apalagi jika dimakan dengan nasi pecel asli Madiun, sudah pasti semakin nikmat. Namun, hal yang seperti ini hanya bisa dirasakan di kota aslinya yaitu di Kota Madiun.

Bahan utama untuk membuat kerupuk lempeng adalah tepung singkong, kelapa parut, bawang putih, dan garam. Namun, cara pembuatannya cukup memakan waktu yang lama, karena kerupuk pasti identik dengan proses penjemuran terlebih dahulu.

Untuk caranya, campurkan semua bahan dan aduk sampai menjadi adonan kental, setelah itu iris adonan tipis-tipis, lalu mulailah proses penjemuran. Setelah kering baru dilanjut dengan proses pemasakan.

Telur Asin Makanan Ringan Khas Daerah Brebes

Telur asin makanan ringan khas daerah Brebes
Sumber: telurasinbrebes.com

Telur asin merupakan makanan ringan asli dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Telur asin ini sudah sangat populer di berbagai wilayah Pulau Jawa. Terkenal dengan rasanya yang khas banget, yaitu rasa asin yang nikmat.

Makanan ringan ini merupakan makanan tanpa pengawet yang bisa bertahan lama sampai kurang lebih satu bulan. Jadi, sudah pasti sangat cocok sebagai jajanan oleh-oleh. Telur asin bisa dinikmati langsung dan juga bisa dijadikan lauk.

Bahan untuk membuatnya sudah pasti tahu semua, namanya juga telur asin. Ya sudah pasti bahan utamanya adalah telur, yaitu telur bebek. Kenapa harus telur bebek? Karena telur bebek memiliki cangkang telur yang kuat dan juga telur yang paling cocok dijadikan telur asin.

Cara pembuatannya sangat ribet dan memakan waktu yang lumayan lama, makannya sangat jarang daerah yang memproduksi telur asin.  Proses pembuatannya yaitu dengan cara pillih telur bebek yang berkualitas terlebih dahulu, lalu cuci sambil digosok menggunakan amplas tujuannya digosok untuk membersihkan cangkang dan membuka pori-pori cangkang telur supaya garam mudah meresap.

Setelah itu ada dua cara untuk mengasinkan telur. Pertama dengan cara direndam di air garam, dan yang ke dua dibaluri dengan adonan dari campuran antara abu gosok, batu bata yang sudah dihaluskan, dan garam. Perbandingannya adalah lebih banyakin garamnya.

Proses pengasinan membutuhkan waktu yang lama sekitar 10-15 hari, semakin lama maka keasinannya semakin terasa. Setelah itu langsung proses terakir yaitu perebusan. Rebuslah hingga matang dan telur asin siap saji.

Onde-onde Makanan Ringan Khas Daerah Mojokerto

Onde-onde makanan ringan khas daerah Mojokerto
Sumber: ragamkuliner.com

Onde-onde makanan yang tersebar diberbagai Daerah Pulau Jawa. Perlu diketahui daerah asal makanan ringan ini adalah Kota Mojokerto, Jawa Timur. Mojokerto sudah banyak yang menjulukinya sebagai kota onde-onde, ya… karena bikinan onde-ondenya yang sudah sejak lama dan memiliki rasa yang tersendiri.

Makanan ringan ini sangat nikmat, namun tidak bisa bertahan lama. Onde-onde hanya bisa bertahan satu sampai dua hari saja. Makanya makanan ini kurang cocok sebagai jajanan oleh-oleh daerah. Namun, makanan ini cukup mudah proses pembutannya.

Sampai sekarang makanan ini sudah tersebar hampir di setiap daerah yang ada di Pulau Jawa, karena pembuatannya yang cukup mudah dan bahannya juga tidak terlalu sulit untuk dicari.

READ  Pengertian dan Macam-macam Contoh Alat Musik Ritmis + Gambar

Bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah Tepung beras ketan, kacang hijau, gula pasir, vanili, garam, wijen dan air. Caranya, tepung beras ketan, gula pasir, vanili,air dan garam diaduk menjadi adonan. Untuk isi bagian dalam onde-onde, dibuat dengan cara merendam kacang hijau terlebih dahulu selama 3-5 jam. Setelah direndam dan dibersihkan kukus kacang hijau hingga empuk supaya mudah ditumbuk.

Setelah kacang hijau dikukus, angkat dan langsung ditumbuk dengan dicampuri gula pasir, vanili, dan garam. Setelah selesai ambil adonan sedikit demi sedikit dan dibikin buletan, lalu selipkan sedikit tumbukan kacang hijau ke dalam adonan yang sudah bulat sesuai selera. Dan terakhir taburi biji wijen.

Setelah itu baru proses pemasakan onde-onde dengan cara digoreng, tunggu sampai matang lalu angkat dan tunggu sampai minyaknya kering, setelah itu onde-onde siap saji.

Combro Makanan Ringan Khas Daerah Bandung

Combro makanan ringan khas daerah Bandung
Sumber: youtube.com

Makanan ringan dari Bnadung lainnya adalah combro. Combro merupakan makanan ringan yang dibuat dari bahan dasar singkong. Combro adalah jajanan gorengan dari singkong yang berisi oncom. Oncom adalah sejenis sambal dengan campuran tempe.

Nama combro sendiri diambil dari kata oncom di jero ( Oncom di dalam ). Makanan ini merupakan makanan yang tidak bertahan lama, dan paling nikmat dimakan ketika masih hangat. Seperti halnya gorengan, oncom cocok dijadikan lauk makan.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat makanan ini cukup mudah dan tidak terlalu bermacam-macam. Bahan utamanya adalah singkong, kelapa, tepung kanji, garam, daun bawang dan oncom.

Cara membuatnya, parut singkong dan kelapa, lalu peras air kedua bahan yang sudah diparut tersebut, dan aduk dengan ditambah tepung kanji,air, garam, bawang putih dan penyedap rasa sampai menjadi adonan.

Setelah itu siapkan bahan untuk membuat isinya, yaitu sambal oncom. Bahan untuk membuat sambal oncom diantaranya ada oncom, bawang putih, bawang merah, garam, merica, cabe rawit merah dan penyedap rasa. Pertama haluskan bumbu-bumbu selain oncom, setelah halus baru masukan oncom dan tumis sampai matang.

Selanjutnya proses pembuatan dengan bentuk yang bulatan lonjong, yaitu dengan cara dikepal-kepalkan dengan tangan. Setelah membentuk kepalan selipkan sambal oncom ke dalamnya dan siap untuk digoreng. Jika sudah digoreng sampai matang bisa langsung diangkat lalu diamkan sebentar nunggu minyaknya hilang. Terakhir, combro bisa dinikmati.

Mendoan Makanan Ringan Khas Daerah Purwokerto

Mendoan makanan ringan khas daerah Purwokerto
Sumber: bralink.id

Purwokerto merupakan nama kota di Kabupaten Banyumas. Purwokerto sangat memiliki banyak makanan ringan diantaranya keripik tempe dan makanan yang satu ini yaitu mendoan. Hanya saja mendoan bukan merupakan makanan yang tahan lama, ya… memang mendoan paling cocok dinikmati ketika masih hangat.

Mendoan berbeda dengan gorengan-gorengan tempe yang sering kita jumpai di tempat penjual gorengan. Makanan ini merupakan sejenis gorengan. Namun, proses penggorengannya hanya setengah matang jadi tidak kering seperti gorengan-gorengan biasanya.

Makanya dinamakan mendoan karena mendo sendiri merupakan bahasa Purwokerto yang artinya setengah matang. Karena sering disebut-sebut jadinya terbiasa dengan nama mendoan.

Bahan Dasar untuk membuat mendoan adalah tempe yang dibungkus dengan daun. Sedangkan bahan lainnya adalah tepung terigu atau tepung beras dan daun bawang. Untuk bumbunya bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, kunyit, dan garam.

Cara pembuatannya yaitu, pertama haluskan bumbu-bumbunya terlebih dahulu. Setelah itu buatlah adonan dari tepung yang sudah disiapkan, lalu campurkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan dan daun bawang yang sudah dipotong kecil-kecil.

Jika sudah tercampur antara bumbu, daun bawang dan adonan tepung yang encer, masukan tempe atau cukup dicelupkan yang penting tempe terbaluri adonan tersebut. Setelah itu angkat tempe dan masukan ke penggorengan dengan minyak yang cukup.

Tunggu sampai matang sambil dibolak-balik supaya matang dengan sempurna. Ingat jangan sampai terlalu kering menggorengnya. Karena jika terlalu kering namanya bukan mendoan lagi.

Jika sudah terlihat matang tapi belum kering bisa langsung diangkat. Dan tunggu sampai minyaknya mengering, terakhir mendoan siap disajikan. Kalau di Purwokerto mendoan tidak mantap tanpa dimakan bersama dengan cabe rawit kecil.

Kue Cubit Makanan Ringan Khas Daerah di Pulau Jawa

Kue cubit makanan ringan khas daerah
Sumber: resepkueku.xyz

Kue cubit adalah makanan ringan yang sudah populer dibeberapa Daerah Pulau Jawa. Seperti kota-kota besar Jakarta, Bandung, dan Bogor. Jadi untuk mendapatkan kue ini tidak terlalu sulit, bukan hanya kota-kota besar saja dikampung-kampung juga sering kita jumpai.

Kue cubit sampai saat ini belum ada sumber yang pasti mengenai asal daerah kue ini. Ada yang bilang dari Jakarta, ada juga yang bilang dari Bandung. Makanan ringan ini mempunyai rasa yang lembut dan sangat nikmat, sangat cocok dihidangkan dengan segelas kopi atau pun teh.

Bahan untuk membuatnya yaitu tepung terigu, gula pasir, susu, vanili, air, soda kue dan margarin. Dan untuk bahan taburan kue cubit yaitu meises dan keju yang diparut.

Cara membuatnya menggunakan wajan cetakan kue cubit, bahan yang sudah siap lalu diaduk sampai menjadi adonan. Setelah itu tuangkan kedalam wajan cetakan kue cubit yang sudah dilumasi dengan margarin. Tunggu sampai matang.

Jika sudah matang, kue cubit bisa diangkat dari wajan cetakan menggunakan alat cubit yang terbuat dari kayu, ada juga yang dari logam. Proses ini merupakan asal-usul nama kue cubit, karena proses pengangkatannya yang menggunakan alat cubit.

Setelah diangkat taburi bagian atasnya dengan meises dan keju parut. Dan terakhir kue cubit siap dihidangkan, jika ingin lebih nikmat bisa ditemani dengan minuman yang hangat seperti kopi atau pun teh.

Demikian beberapa daftar makanan ringan khas daerah yang bisa dicoba ketika mengunjungi daerah-daerah di Pulau Jawa. Semoga bermanfaat buat kamu yang penasaran dengan makanan-makanan ringan di Pulau Jawa. Sekian dulu… Terima kasih.

 

Tinggalkan komentar