Ukuran Lapangan Bulu Tangkis / Badminton Lengkap Beserta Gambarnya

UKURAN LAPANGAN BULU TANGKIS – Setiap macam olahraga apapun itu pastinya membutuhkan sebuah arena atau tempat guna memainkannya, begitu juga dengan permainan bulu tangkis atau badminton yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.

Sayangnya dari lapangan yang mereka miliki, ukuran lapangan bulu tangkis masih banyak yang belum memenuhi standar dan juga banyak diantara mereka yang cuma bermain bulu tangkis dengan tempat seadanya.

Mereka membuat lapangan dengan menggunakan garis yang tidak mengikuti ukuran standar lapangan bulu tangkis, melainkan mengikuti tempat yang sudah tersedia yang disesuaikan oleh situasi dan kondisi yang ada.

Memang tidak ada salahnya kalu tujuannya sekedar untuk mencari keringat dan cuma menyalurkan hobinya saja, tetapi harus diperhatikan bahwa apabila kita sudah terbiasa menggunakan lapangan yang ukurannya tidak sesuai dengan standar, maka kita akan menemukan kesulitan dalam meningkatkan keakuratan permainan kita pada pertandingan-pertandingan resmi.

Apabila kita berniatan menjadi pemain bulu tangkis yang profesional, ya tentunya kita harus terbiasa dengan lapangan-lapangan yang sesuai dengan standar, sehingga untuk tingkat akurasi permainan kita menjadi lebih meningkat tajam.

Bentuk Lapangan Bulu Tangkis

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis
Sumber: conhantaothanhthuong.com

Permainan bulu tangkis mempunyai lapangan dengan bentuk persegi panjang yang dibagi dua, menjadikan bidang permainan saling berhadapan dan terpisahkan oleh sebuah jaring net yang membentang di tengah-tengah lapangan. Setiap bidang ada beberapa garis permainan, yang mana diantaranya garis servis tengah, samping (untuk pemain tunggal), sisi kiri dan kanan, dan juga garis servis belakang (untuk pemain ganda).

Pada setiap garis lapangan bulu tangkis meiliki ktebalan garis 40 mm dan diharuskan berwarna kontras dengan warna lapangan. warna garis yang paling disarankan ialah warna putih atau warna kuning.

Disarankan juga permukaan pada lapangan bulu tangkis terbuat dari kayu atau bahan sintetis yang lunak dan juga lebih disarankan lagi untuk tidak membuat permukaan lapangan dari beton atau bahan sintetis yang keras, karena bisa mengakibatkan cedera pada pemain.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis atau Badminton

Ukuran-Lapangan-Bulu-Tangkis atau Badminton
Sumber: gizikita.com

Ukuran Lapangan bulu tangkis sudah ditetapkan oleh Internasional Badminton Federasi (IBF) selalu federasi internasional dan sekarang dikenal dengan nama Badminton World Federation (BWF). Untuk di Indonesia sendiri di naungi oleh PBSI (Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia). Adapun ukuran lapangan bulu tangkis standar nasional ialah:

  • Panjang lapangan badminton ialah 13,40 m
  • Lebar lapangan 6,10 m
  • Jarak garis servis depan ke garis net 1,98 m
  • Jarak garis servis tengah ke garis samping lapangan 3,05 m
  • Jarak garis servis belakang (untuk pemain ganda) ke garis belakang lapangan 0,76 m
  • Jarak garis samping permainan tunggal ke garis pinggir lapangan 0,46 m
  • Tinggi tiang net 1,55 m
  • tinggi net 1,52 m

Ukuran lapangan bulu tangkis mini yang bisa digunakan untuk anak dengan usia di bawa 9 tahun sedikit berbeda yakni ukuran panjang lapangan ialah 10,05 meter sedangkan untuk ukuran lebarnya 4,40 meter.

Bidang Permainan Bulu tangkis atau Badminton

Ukuran Lapangan Badminton
Sumber: topskor.id

Disetiap garis lapangan pada permainan bulu tangkis mempunyai fungsinya masing-masing. Garis yang disamping mempunyai 2 garis (luar & dalam) begitu juga garis belakang memiliki 2 garis (luar & dalam).

setiap bermain bulu tangkis mempunyai aturan yang berbeda-beda antara partai ganda dan tunggal. Jadi, terdapat perbedaan area atau lebar dan luas garis batas antara partai ganda dan partai tunggal.

Lapangan Badminton untuk Petandingan Partai Tunggal

Pada bidang permainan partai tunggal, lebar area pada permainan tunggal menggunakan garis lapangan samping pada bagian dalam, sedangkan bagian belakangnya menggunakan garis bagian luar. Berbeda dengan area garis permainan partai ganda, yang mana lebar lapangan permainan menggunakan garis luar pada bagian samping, sedangkan pada bagian belakang mengguankan garis belakang bagian luar juga.

Bidang permainan untuk ukuran lapangan bulu tangkis pada partai tunggal sebagai berikut:

  • Panjang bidang permainan 13,40 meter
  • Lebar bidang permainan 5,18 meter
  • Panjang bidang untuk menerima servis 4,72 meter
  • Lebar bidang untuk menerima servis 2,59 meter
READ  Cara Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan yang Perlu Diketahui

ukuran lapangan bulu tangkis

Lapangan Badminton Pertandingan Partai Ganda

Pada bidang permainan partai tunggal, lebar area permainan memakai garis lapangan samping di bagian dalam dan untuk ukuran panjangnya memakai garis belakan pada bagian luar. Adapun bidang ukuran lapangan bulu tangkis untuk partai ganda ialah bebagai berikut:

  • Panjang  bidang permainan 13,40 meter
  • Lebar bidang permainan 6,10 meter
  • Panjang bidang untuk menerima servis 3,96 meter
  • Leber bidang untuk menerima servis 3,05 meter

Garis Lapangan Badminton Area Servis

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Bidang pada area service bermain bulu tangkis untuk partai tunggal ialah garis samping ke dalam dan garis belakang yang bagian luar, sedangkan untuk area service untuk permainan partai ganda ialah garis sampung luar dan garis belakang pada bagian dalam.

area service lapangan badminton pada pertandingan tunggal yakni dengan lebar 5,18 meter dan panjang sampai 13,40 meter. Sedangkan area service pada pertandingan ganda memiliki ukuaran lapangan  lebar 6,10 meter dan panjang lapangan 11,88 meter.

Teknik Dasar Bulu Tangkis

Teknik Dasar Bulu Tangkis
Sumber: lensabulutangkis.web.id

Jika di atas adalah pembahasan ukuran lapangan bulu tangkis, kali ini kita membahas teknik dasar bulu tangkis. Bulu tangkis atau sering juga kita dengar dengan kata Badminton merupakan salah satu jenis permainan olahraga yang mempunyai banyak peminat yang cukup besar di seluruh dunia. Bulu tangkis bisa dimainkan oleh dua  orang dalam permainan partai tunggal dan empat orang atau dua pasang dalam permainan partai ganda.

Bulu tangkis mempunyai 5 tipe pertandingan yaitu tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri dan yang ke-5 ganda campur. Seorang pemain bulu tangkis yang sudah profesional entah itu di tingkatan lokal, nasional ataupun internasional, terlebih dahulu harus melewati dan menjalani masa pelatihan dan pembinaan di awal karirnya.

Hal ini dengan tujuan guna mempersiapkan dan membekali para pemain itu dengan berbagai macam ilmu yang mesti mereka ketahui dan menguasainya hingga akhirnya dianggap sudah layak untuk terjun ke lapangan pertandingan atas instruksi dari pelatih atau instansi yang membina mereka.

Dalam permainan bulu tangkis terdapat beberapa teknik dasar yang wajib dikuasai sebagai bekal dasar atau bekal awal menjadi seorang pemain bulu tangkis yang profesional. Adapun macam-macam teknikdasar dalam bermain bulu tangkis ialah sebagai berikut:

1. Cara Memegang Raket (Grip)

Teknik paling dasar dalam permainan bulu tangkis ini ialah cara memegang atau menggenggam raket. Hal ini merupakan faktor utama yang paling berpengaruh pada kualitas pukulan yang akan dihasilkan. Seorang pemula yang belajar bulu tangkis harus benar-benar bisa menguasai teknik dasar ini, terlebih lagi agar bisa melanjutkan ke teknis tasaer yang lainnya. Adapun cara memegang raket ini terdapat 2 jenis teknik, yaitu sebagai berikut:

Teknik Forehand

Cara menggenggam raket dengan menggunakan cara forehand, bisa dilakukan dengan menggunakan tangan bagian kanan atau kiri. Adapun cara deteilnya sebagai berkut:

  • Posisi kepala raket menyamping.
  • Pengang raket sama halnya ketika kita berjabat tangan dengan orang lain.
  • Antara ibu jari dan jari telunjuk ada jarak yang menyerupai bentuk seperti huruf V.
  • Jari yang lainnya menggenggam raket dengan erat.

Teknik Backhand

Pada dasarnya memegang raket dengan menggunakan teknik backhand ini sama juga seperti teknik forehand, hanya saja ada sedikit perbedaan yaitu posisi ibu jari dengan jari telunjuk lebih dekat. Adapun cara detailnya sebagai berikut:

  • Posisi kepala raket menyamping.
  • Posisi ibu jari sedikit terpisah dengan jari empat yang lainnya.
  • empat jari menggenggam dengan erat.

2. Pukulan

Jenis pukulan yang umum digunakan pada permainan bulu tangkis ialah teknik forhand. Pukulan dengan memakai teknik forehend dilakukan dengan menggunakan cara mengayunkan badan dari arah belakang menuju ke arah depan raket, yang mana posisi talapak tangan menghadap ke shuttlecock. Adapun cara deteilnya sebagai berkut:

  • Pegang raket dengan menggunakan cara teknik forehand.
  • Posisi kaki sisi kanan dan kiri menyilang (kaki kanan di letakkan ke belakang dan kaki kiri ke depan).
  • Miringkan posisi badan ke sebelah kanan.
  • Pukul shuttlecock sambil bahu digerakkan ke depan.
  • Biarkan tangan terus bergerak ke bawah.
  • Ketika anda mau melakukan clear, maka sekeras mungkin dalam memukul shuttlecock.

3.  Gerakan Kaki (Footwork)

Dalam bermain bulu tangkis, ada teknik dasar yang wajib dimiliki yaitu kelincahan. Seorang pemain bulu tangkis diharuskan untuk lincah dalam bergerak, tidak cuma tangan yang memukul, melainkan juga anggota tubuh lainnya, lebih lagi pergerakan kaki.

READ  Tips mendapatkan Passive Traffic / Pengunjung Website Setiap Waktu

Hal ini berpengaruh untuk melakukan dam menghasilkan sebuah pukulan yang berkualitas. Antara tangan kaki dan tubuh harus terjadi suatu sinkronisasi. Kerja sama yang baik antara semua anggota tubuh ini tidak cuma dibutuhkan saat menyerang, juga untuk pertahanan dari serangan lawan.

4. Sikap dan Posisi Badan

  • Posisi badan bertumpu pada kaki kanan dan kiri (hal seperti ini berlaku disaat menyerang atau betahan).
  • Bengkokkan atau tekuk kedua lutut, selanjutnya berdiri dengan menggunakan ujung kaki sampai pinggang berada pada posisi tegak.
  • Kedua kaki dibuka samapi selebar bahu dengan posisi sejajar atau salah satu kaki diletakkan ke depan.
  • Salah satu siku yang tidak memegang raket diposisikan di samping badan, agar tangan yang memegang  raket bebas untuk bergarak.

5. Posisi Badan Ketika Memukul (Hitting Position)

  • Usahakan posisi badan menyamping ke arah net.
  • Kaki kiri diletakkan di depan kaki kanan.
  • Posisi badan berada di belakang kok (shuttlecock).
  • Bahu kanan ditarik kebelakang sedikit.
  • Ketika sedang meluncurkan beberapa pukulan, maka mesti ada pergantian terhadap posisi bahu kanan dan kaki kanan.

6. Service

Umumnya, teknik service pada permainan bulu tangkis dilakukan dengan cara mengarahkan cock ke arah kanan, kiri, depan atau belakang lawan. Hal yang waji dihindari ketika meluncurkan service ialah posisi chock yang tanggung dan tepet berada di depan lawan. Hal seperti ini sama halnya dengan bunuh diri karena dengan seperti itu lawan akan mudah mengembalikan service juga mematikan gerak kita. Terdapat 3 jenis teknik dalam bulu tangkis yaitu:

a. Layanan Lengket

  • Forehand Service Pendek

Teknik service forehend pendek maksudnya melakukan service dengan menggunakan tenaga sedikit saja yang menimbulkan ayunan pada raket tidak begitu kuat. Ketika service dengan menggunakan teknik ini maka posisi jatuhnya chock tidak akan jauh dari garis net dan berada  tepat di area depan lawan.

  • Forehand Service Tinggi

Teknik forehand tinggi memakai tenaga penuh saat meluncurkan service. Dampaknya, posisi jatuhnya chock akan jauh dari net. Teknik service forehand tinggi menimbulkan pergerakan chock akan melambung tinggi sehingga melewati tubuh pemain lawan. Biasanya ketika melakukan service dengan teknik forehand tinggi, pemain lebih memperkuat posisi badan dan berdiri mereka yaitu dengan membuka lebar kedua kaki selebar pinggang kaki dan tubuh posisinya menyamping.

b. Layanan Backhand/Backhand service

Teknik ini merupakan jenis teknik yang berbeda dengan teknik lainnya. Teknik ini dilakukan dengan memanfaatkan tenaga yang sedang serta ayunan yang sedang juga. Sedang dalam arti tidak terlalu kuat dan tidak terlalu pelan.

Saat melakukan service dengan teknik ini, posisi kaki harus disesuaikan sama tangan yang akan memegang raket. Apabila tangan kanan yang memegang raket, maka kaki kanan yang berada di depan. Begitu juga sebaliknya, apabila apabila tangan kiri yang memegang raket maka kaki kiri yang berada di depan.

Perlu diketahui ada beberapa service yang salah dan dilarang, service tersebut yaitu:

  • Saat memukul shuttlecock, kepala raket berada di posisi yang lebih tinggi atau sejajar.
  • Kepala raket berada di posisi lebih tinggi dari pinggang.
  • Kaki berada di posisi atas garis tengah yaitu garis area sendiri bagian depan.
  • Kaki kiri melangkah.
  • Sebelum memukul shuttlecock kaki kanan melangkah.
  • Gerakan yang tidak sempurna saat mengayunkan dan memukul shuttlecock yaitu gerakan terputus.
  • Lawan atau yang akan menerima shuttlecock melakukan gerakan sebelum shuttlecock dipukul.
READ  Cara Menghapus Akun Facebook dan Cara Menonaktifkan Facebook

Jika di atas adalah hal-hal yang salah di dalam service, berikut ini adalah service yang benar.

  • Ketika memukul shuttlecock, raket bagian kepala harus berada di posisi lebih rendah dari pegangan raket.
  • Shuttlecock harus berada di posisi lebih rendah dari pinggang.
  • Kaki dalam keadaan diam.
  • Kaki diperbolehkan bergeser dengan catatan tidak terangkat.
  • Pukulan raket atau ayunan raket harus dilakukan dalam satu gerakan, artinya tidak boleh terputus.
  • Lawan atau yang menerima suttlecock boleh bergerak saat shuttlecock dipukul.

7. Pengembalian Service

Pengembalian service dalam permainan bulu tangkis memiliki teknik dasar sendiri. Gerakan untuk pengembalian service bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dropshot dan netting. Gerakan yang harus dihindari adalah gerakan pengembalian dengan smash.

Kenapa? Karena pukulan service tidak akan terlalu kuat sehingga ketika di smash maka smashnya tidak akan maksimal dan tidak tajam. Dari banyak kasus pukulan smash yang tidak tajam akan mudah dikembalikan dengan smash yang lebih tajam.

8. Overhead

Gerakan overhead biasanya dilakukan untuk keadaan ketika arah jatuhnya shuttlecock berada pada bagian belakang tubuh berdiri. Dan pukulan pada gerakan overhead seperti pukulan saat memakai teknik forehand.

9. Smash

Smash dalam olahraga bulu tangkis adalah suatu gerakan serangan dengan tujuan untuk mematikan gerak lawan. Pukulan smash akan maksimal jika dilakukan dengan lompatan yang tinggi. Pukulan yang dilakukan di arahkan ke area bawah lawan dengan cepat, sehingga apabila lawan dalam posisi tidak siap maka otomatis lawan akan mati langkah.

Salah satu gerakan atau teknik dasar yang wajib dimiliki oleh atlet bulu tangkis adalah gerakan smash yang maksimal. Tanpa gerakan smash yang maksimal maka sulit untuk memenangkan pertandingan.

10. Jatuhkan

Teknik dropshot adalah gerakan yang sifatnya hampir menyerupai gerakan smash, atau bisa dikatakan versi pelannya smash. Gerakan dropshot ini bertujuan untuk mematikan pergerakan lawan dengan cara pelan. Berbeda sama gerakan smash yang penuh tenaga, dropshot dilakukan dengan pelan dan lembut namun bersifat mematikan.

Gerakan ini umumnya dilakukan untuk mengecoh lawan, karena dilakukan dengan gerakan menipu. Seolah-olah akan memukul shuttlecock dengan keras dan penuh tenaga, namun ketika menyentuh shuttlecock gerakan diperlambat sehingga pukulan sangat pelan dengan posisi lawan yang sudah terkecoh.

Ada beberapa hal atau faktor pengaruh yang perlu diketauhi dalam gerakan dropshot ini, yaitu:

  • Posisi tubuh.
  • Gerakan pada kaki.
  • Raket menangani.
  • Perpindahan gerakan badan yang dilakukan secara harmonis.

Adapun langkah-langkah untuk melakukan gerakan dropshot yaitu:

  • Gunakan teknik forehand saat memegang raket.
  • Posisi tubuh menyamping menuju arah bahu.
  • Diperlukan pergerakan lincah hingga posisi badan berada tepat dibelakangnya shuttlecock.
  • Posisi tangan lurus saat memukul, seperti halnya dengan gerakan smash.
  • Arahkan pukulan shuttlecock ke arah area lawan yang kosong.

11. Kelambu

Netting adalah teknik melakukan pukulan dengan pelan kemudian mengarahkan pukulan tersebut ke posisi jatuhnya shuttlecock yang mendekati dan sedekat mungkin dari net. Kelambu atau netting adalah salah satu teknik atau gerakan yang tidak mudah untuk dilakukan.

Bahkan sekelas atlet yang sudah profesional pun belum tentu bisa melakukan teknik ini dengan sempurna. Hal ini dikarenakan gerakan netting membutuhkan sense tinggi serta pengarahan shuttlecock yang tepat dan akurat.

Nah itulah pembahasan seputar teknik dasar olahraga bulu tangkis atau badminton, setelah sebelumnya membahas tentang ukuran lapangan bulu tangkis. Mungkin itu saja pembahasan yang bisa disampaikan pada artikel ini mengenai ukuran lapangan bulu tangkis, terima kasih.

Tinggalkan komentar