Pembahasan Doa Minum Air Zam zam dan Manfaat Air Zam zam

Doa minum air zam zam

DOA MINUM AIR ZAM ZAM – Dalam bahasa Arab, kata zam zam memiliki arti melimpah ruah, sesuai dengan artinya air zam zam ini keberadaannya sejak 4000 tahun yang lalu melimpah ruah sampai sekarang tak pernah habis atau pun kering, terutama lagi saat musim haji pada 1 tahun sekali.

Kuasa Allah SWT yang telah menjadikan air zam zam ini sebagai satu-satunya air yang memiliki aliran yang tidak pernah habis walaupun setiap hari bahkan setiap waktu berribu-ribu manusia meminum dan mengambilnya untuk di minum tapi tidak pernah terjadi kekeringan pada sumur air zam zam itu.

Air zam zam merupakan air yang dipenuhi keberkahan dan suci yang diturunkan oleh Allah Swt. Begitu agungnya air zam zam ini sehingga beribu umat muslim berburu untuk meminum dan mendapatkan khasiat dari air ini. Begitu banyak keajaiban yang didapat dari air zam zam ini, salah satunya manfaat air zam zam yang begitu banyak.

Kandungan Air Zam Zam

air zam zam
Sumber: santrigaul.com

Penelitian yang ada sudah membuktikan manfaat dari air zam zam di berbagai macam bidang. Di dalam kandungan air zam zam terdapat 30 unsur dan hebatnya lagi air zam zam ini tidak mempunyai campuran warna, aroma, bakteri dan kuman. Senyawa yang ada pada air zam zam ini antar lain ialah:

  • Sodium dengan jumlah 250 mg.
  • Kalsium yang sangat baik guna kekuatan tulang dan gigi sebanyak 200 mg
  • Potasium dan juga magnesium yang masing-masing berjumlah 20 mg dan 50 mg.

Dan untuk sekarang ini sudah banyak penjualan air zam zam utnuk di eksport oleh pemerintahan Arab Saudi sendiri, yang memiliki tujuan untuk membagikan berbagai macam manfaat dari air zam zam ini, yang mana kandungan air zam zam ini memiliki banyak sekali manfaat.

Manfaat Air Zam Zam

Manfaat Air Zam zam
Sumber: uzone.id

Adapun manfaat dari meminum air zam zam ini sangatlah banyak terutama untuk kesehatan badan dan masih banyak lagi yang lainnya, yang akan kita bahas satu-persatu di artikel ini. Manfaat air zam zam antara lain sebagai berikut:

  • Meregenerasi Sel Kulit Mati.
  • Melancarkan Metabolisme Pada Tubuh.
  • Mengobati berbagai macam jenis penyakit.
  • Menambah energi untuk ibu yang sedang hamil.
  • Melancarkan peredaran darah.
  • Sebagai penutrisi untuk janin.
  • Memberikan rasa bahagia selalu.
  • Sangat baik untuk kekuatan tulang dan gigi.
  • Menambah kekuatan terhadap rahim saat hamil.
  • Sesuai dengan niat kita disaat minum air zam zam.

Doa Minum Air Zam Zam

Doa minum air zam zam
Sumber: al-iman-penang.blogspot.co.id

Apakah dianjurkan berdoa ketika kita meminum air zam zam? Pertanyaan itu sudah sering kita dengar di masyarakat, karena sebagian dari masyarakat meyakini adanya doa khusus ketika minum air zam zam, dan dari mereka ada juga yang belum hafal akan lafadz doa minum air zam zam itu.

Sebagai mana yang telah saya tau, bahwa ada riwayat dari Ad Daruqurhniy (tapi ini bukan sabda Rasulullah SAW), melainkan doa yang digunakan oleh Ibnu Abbas. Beliau berdoa ketika meminum air zam zam. Dan lafadz doa inilah yang sampai saat ini diamalkan oleh sebagian orang disaat meminum ari zam zam.

Berikut ini lafaza dari doa air zam zam:

doa minum air zam zam
kbihalmabrurcilacap.blogspot.co.id

Yang artinya:

Ya Allah sesungguhnya saya memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat dan rizki yang luas dan sebagai penawar dari segala macam penyakit, dengan rahmatmu wahai tuhanku yang maha pengasih dan maha penyayang.

Lantas apakah Rasulullah SAW tidak  baca doa ketika meminum air zam zam? Ada penggalan hadits shahih dari Rasullullah SAW yang menerangkan beliau pernah minum air zam zam dengn keadaan berdiri. Sebagai mana Ibnu Abbas meriwayatkan dalam riwayat Bukhari,

doa minum air zam zam

Yang artinya:

“Saya pernah memberikan minuman air zam zam kepada Rasullullah SAW dan beliau meminumnya sedang beliau berdiri.”

Dalam riwayat yang lain, datang dari Rasulullah SAW bahwa khasiat air zam zam itu tergantung akan maksud orang yang meminumnya. Dari adanya hadits ini, para ulama mengambil kesimpulan bahwasanya doa yang dibaca sesudah meminum air zam zam ialah doa yang pasti dikabulkan.

diriwayatkan oleh Al Hakim, Ahmad dan Ad Darquthniy oleh ahmad dari Jabir bahwa Rasulullah SAW bersabda,

doa minum air zam zam

Yang Artinya:

“Air zam zam tergantung niatan orang yang meminumnya.”

Telah diriwayatian oleh Ibnu Jauzi di dalam kitabnya Al Adzkiya’ bahwasanya Sufyan bin Uyainah ditanyakan tentang hadits yang ada diatas, lalu penilaian beliau bahwa hadits itu sohih.

Nah dari beberapa penjelasan yang berada diatas, dapat kita simpulkan bahwa tidak ada doa yang dikhususkan ketika meminum air zam zam yang dianjurkan Rasulullah SAW.

tapi tidak dianjurkan untuk berniatan yang tidak baik disaat meminum air zam zam dan juga berdoalah setelah minum air zam zam, karena berdoa setelah minum air zam zam itu mustajab, sebagai mana para ulama menyimplkan riwayat Rasulullah SAW seperti yang dijelaskan diatas.

Adapun lafadz doa minum air zam zam sebagaimana yang digunakan oleh Ibnu Abbas buka termasuk dari perkataan Rasulullah SAW. Jadi maksud dari inti permasalahannya, ketika kita minum air zam zam baiknya kita berniat baik. Dengan niatan yang baik dan memohon kepada Allah SWT sesudah minum air zam zam.

Itulah yang bisa saya sampaikan dari urayan manfaat air zam zam dan doa minum air zam zam. mudah-mudahan Allah SWT memberikan keberkahan selalu untuk kita semua dari setiap langkah dan tindakan kita. amin ya allah.

Gambar Kaligrafi Kalimat Thayyibah dan Artinya

Kalimat Tasbih

KALIMAT THAYYIBAH – Apa yang dimaksud dengan kalimat ini? Seorang muslim sejati pasti sudah sering menyebut,mendengar, dan tahu arti kalimat Bismillah, arti Alhamdulillah, arti Subhanallah, arti Allahuakbar, dan sejenisnya. Kalimat seperti ini adalah macam-macam kalimat thayyibah.

Kalimat-kalimat thayyibah merupakan kalimat yang sering dijadikan dzikir setelah shalat. Selain sebagai dzikir setelah shalat, kalimat thayyibah juga bisa diterapkan dikehidupan sehari-hari. Seperti kalimat Allahuakbar diucapkan ketika kita melihat kebesaran Allah Ta’ala.

Kalimat astaghfirullah diucapkan ketika kita sadar dari kelalaian mengingat Allah Ta’ala. Begitu juga kalimat Alhamdulillah diucapkan ketika mendapatkan nikmat dari Allah Ta’ala, dan kalimat thayyibah lainnya bisa diterapkan dikehidupan seharian kita.

Tujuannya agar kita selalu mengingat Allah Ta’ala disetiap waktu. Karena jika kita selalu mengingat Allah Ta’ala insha Allah kehidupan kita menjadi lebih tenang.

Pengertian Kalimat Thayyibah

macam-macam kalimat thayyibah
Sumber: pinterest.com

Kalimat Thayyibah adalah semua jenis kata yang mengandung nilai kebaikan dan membawa ketauhidan kepada Allah Ta’ala. Kalimat Thayyibah merupakan bahasa arab dari kata-kata yang baik. Kalimat adalah bentuk lain dari kata Al-Kalimu, di dalam Bahasa Arab kalimat disebut dengan kalimah. Sedangkan Thayyibah bentuk lain dari At-Thayyibu yang berarti baik.

Pada umumnya kalimat thayyibah merupakan kalimat yang sering diucapkan sebagai dzikir harian. Seperti dzikir setelah shalat, dzikir pagi dan petang, dan dzikir-dzikir lainnya.

Kalimat Thayyibah mengandung banyak nilai kebenaran yang haqiqi dan penuh dengan makna kebijakan. Bersifat ketauhidan atau mengesakan Allah Ta’ala. Ada banyak kalimat tauhid yang sudah biasa di ucapkan oleh umat muslim dalam sehari-hari, seperti kalimat thayyibah berikut ini.

Macam-macam Kalimat Thayyibah dan Artinya

Kalimat thayyibah
Sumber: afidatulmut.blogspot.nl

Ada beberapa macam kalimat thayyibah yang sudah biasa diucapkan oleh umat muslim, baik untuk dzikir setelah shalat maupun buat dzikir keseharian. Dzikir adalah mengingat Allah Ta’ala, jadi dengan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah sudah termasuk upaya untuk mengingat Allah Ta’ala.

Apa saja macam-macam kalimat thayyibah tersebut? Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah macam-macam kalimat thayyibah beserta gambar kaligrafi kalimat thayyibah dan ada sedikit penjelasan tentang masing-masing kalimat thayyibah.

Kalimat Syahadat (La ilaha ilallah)

Kalimat syahadat
Sumber: muslim.or.id

Kalimat syahadat adalah kalimat yang memiliki kedudukan sangat tinggi di dalam Agama Islam. Karena apabila seseorang sudah mengucapkan kalimat ini, maka seorang tersebut sudah dikatakan sebagai seorang muslim. Tentunya tidak sembarang mengucapkan, harus tahu apa arti dan maksud kalimat syahadat terlebih dahulu.

Arti syahadat La Ilaha Illallah adalah “tidak ada tuhan selain Allah”. Selain itu syarat mengucapkan syahadat (Syarah al ushul ats Tsalatsah, Syaikh Al Fauzan, hal. 134) ada tujuh yaitu ilmu, yakin, ikhlas, jujur/tulus, cinta, tunduk, dan menrima kalimat yang sudah dikatakan tersebut yaitu kalimat syahadat. Rasulullah bersabda:

Kalimat Salam (Assalamu’alaikum)

Kalimat salam
Sumber: topdesignranto.deviantart.com

Kalimat salam Assalamu’alaikum adalah ucapan yang disampaikan oleh umat muslim setiap kali berjumpa dengan sesama muslim. Biasa diucapkan juga ketika memasuki rumah, berpamitan, ketika membuka dan menutup suatu majelis, dan lainnya.

Kalimat Assalamu’alaikum lebih lengkapnya yaitu Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh memiliki arti “semoga keselamatan dan rahmat Allah Ta’ala serta keberkahan-Nya terlimpah kepada kalian”. 

Kalimat salam pada intinya adalah sebuah doa yang sangat bagus. Oleh karena itu para ulama berpendapat mengucapkan salam hukumnya wajib. Dan wajib juga bagi yang diberi salam untuk menjawabnya. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim yaitu:

Kalimat Basmallah

Kalimat bismillah
Sumber: pak101.com

Basmallah merupakan salah satu kalimat thayyibah karena mengandung arti yang sangat bagus. Kalimat Basmalah bisa berupa bismillah, bisa juga Bismillaahiirahmaniirrahiim. Arti Bismillah yaitu “Dengan menyebut nama Allah Ta’ala”. 

Adapun Bismillahiirrahmaniirrahiim artinya yaitu Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang”. Kalimat ini merupakan kalimat yang diucapkan ketika akan membaca Al-Qur’an. Setiap surat dalam Al-Qur’an juga diawali dengan kalimat ini, kecuali satu surat yaitu surat At-Taubah.

Kalimat Basmalah juga dianjurkan untuk diucapkan setiap kali melakukan aktivitas, dengan harapan keberkahan dari Allah Ta’ala. Seperti halnya yang dilakukan para Nabi dan Rasul. Sahabat Utsman bin Affan radhiallahu’anhu pernah berkata bahwasannya Rasulullah SAW bersabda:

Kalimat Tasbih

Kalimat Tasbih
Sumber: tulisanarab.blogspot.nl

Kalimat tasbih adalah kalimat yang diucapkan umat muslim untuk mengesakan Allah Ta’ala. Bacaan tasbih yaitu Subhanallah, bacaan ini merupakan bacaan yang sudah biasa diucapkan ketika selesai shalat wajib atau yang biasa disebut dengan dzikir setelah shalat. Arti Subhanallah adalah maha suci Allah, yang bermakna Allah bersifat suci dari segala sesuatu yang menyamai-Nya.

Kalimat tasbih merupakan bacaan dzikir yang ringan dilakukan akan tetapi berat nilai ibadahnya dalam timbangan. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah bersabda:

Kalimat Hamdalah

Kalimat hamdalah
Sumber: alquranmulia.wordpress.com

Kalimat tahmid atau hamdalah adalah ucapan Alhamdulillah yang artinya segala puji bagi Allah Ta’ala. Kalimat ini sering diucapakan oleh umat muslim ketika sedang mendapat nikmat dari Allah Ta’ala. Sehingga umat muslim menyampaikan syukur atas nikmat-Nya dengan mengucapkan Alhamdulillah.

Kalimat hamdalah merupakan kalimat yang terdapat di dalam Al Qur’an. Kebanyakan terletak di awal ayat. Seperti pada surat Al Faatihah dan Al Kahfi. Kalimat tahmid atau hamdalah merupakan salah satu kalimat dzikir setelah shalat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Adapun hadits yang menjelaskan tentang kalimat tahmid sebagai dzikir setelah shalat wajib yaitu hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah, bahwasanya Raulullah bersabda:

Kalimat Takbir

Kalimat Allahuakbar
Sumber: tunasilmu.com

Kalimat takbir adalah kalimat yang diucapkan umat muslim ketika melihat kebesaran Allah Ta’ala. Bacaan takbir juga merupakan salah satu rukun shalat. Jadi kalimat ini sangat agung bagi umat muslim.

Lafadz takbir adalah Allhuakbar, selain diucapkan saat shalat, kalimat ini juga merupakan kalimat dzikir setelah shalat wajib. Seperti halnya dengan kalimat tahmid yang sudah kita bahas. Dan hadits tentang dzikir tersebut juga banyak yang serupa seperti hadits riwayat Imam Muslim berikut ini. Rasulullah bersbada:

Kalimat Istirja’

kalimat istirja'
Sumber: vinz-prasetyo.org

Kalimat Istirja’ adalah kalimat yang diucapkan oleh umat muslim ketika mendapatkan musibah yang menimpanya. Kalimat Istirja’ yaitu “inna lillahi wa inna illahi raji’un”. Arti atau terjemah dari kalimat tersebut yaitu “Sesungguhnya kita milik Allah dan hanya kepada-Nya kita kembali”.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini milik Allah, dan kelak akan kembali kepada-Nya. Kalimat thayyibah ini bisa diucapkan ketika umat muslim sedang mendapatkan musibah seperti saudara muslimnya meninggal, kecelakaan, terkena bencana, dan lainnya.

Jadi pada intinya kalimat thayyibah adalah semua kalimat yang baik dan mengandung arti kebaikan yang bisa mengingatkan atau mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Demikian beberapa penjelasan tentang kalimat thayyibah beserta contoh dan gambar kaligrafi kalimat thayyibah. Tentunya kita sebagai umat muslim yang baik perlu mengetahui dan mengamalkan. Agar bisa menjadi muslim yang lebih taat.

Perbedaan Nabi dan Rasul beserta Sifat Wajib Bagi Rasul

Perbedaan Nabi dan Rasul

SIFAT WAJIB BAGI RASUL – Apa perbedaan Nabi dengan Rasul? Sejak sekolah dasar sebagian umat muslim pasti sudah dikasih tahu tentang pengertian Nabi dan Rasul oleh guru-guru yang mengajarkan pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Nabi dan Rasul memiliki perbedaan, meskipun seorang Rasul adalah Nabi. Maksudnya adalah semua Rasul Allah SWT adalah Nabi. Namun, tidak semua Nabi Allah SWT menjadi Rasul.

Waktu sekolah kita diajarkan tentang pengertian Nabi dan Rasul, dan diajarkan juga untuk wajib tahu tentang jumlah Nabi yang wajib diketahui, dan jumlah Rasul yang wajib diketahui.

Berdasarkan sumber salamdakwah.com, ada hadits yang menjelaskan tentang jumlah para Nabi dan Rasul, hadits tersebut diriwayatkan oleh Abu Umamah, bahwasanya Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu pernah bertanya tentang hal ini:

Hadits tentang jumlah nabi

Pengertian Nabi dan Pengertian Rasul

Perbedaan Nabi dan Rasul
Sumber: darussalaf.com

Meskipun para Rasul adalah Nabi, akan tetapi ada perbedaan tentang pengertian Nabi dan Rasul. Nabi merupakan manusia yang menerima wahyu dari Allah SWT dengan syariat untuk diamalkan namun tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kepada umat manusia.

Sedangkan Rasul merupakan manusia yang menerima wahyu dari Allah SWT dengan syariat untuk diamalkan dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada umat manusia. Secara pengertian ada perbedaan antara Nabi dan Rasul yaitu nabi tidak diperintahkan untuk menyampaikan kepada umat, sedangkan Rasul diperintahkan untuk menyampaikan wahyu yang telah diterimanya kepada umat manusia.

Perbedaan Nabi dan Rasul

Perbedaan Nabi dan Rasul
Sumber: khazanahalquran.com

Untuk memperjelas pengetahuan kita mengenai perbedaan Nabi dan Rasul, berikut ini adalah beberapa pebedaan yang bisa kita ketahui untuk mempermudah membedakan antara Nabi dan Rasul.

Nabi

  • Nabi menerima wahyu dari Allah untuk diri sendiri dan tidak wajib menyampaikannya kepada umat.
  • Memiliki tugas untuk menguatkan syariat ajaran dari Rasul-rasul sebelumnya.
  • Nabi diutus oleh Allah di tempat kaum yang telah beriman dan sudah tersampaikan ajaran yang lurus.
  • Nabi yang pertama yaitu nabi Adam as.
  • Jumlah Nabi sangat banyak mencapai ratusan ribu.
  • Seorang Rasul adalah seorang Nabi juga, dan setiap Nabi tidak tentu seorang Rasul.
  • Cara mendapatkan wahyu dari Allah melalui mimpi.
  • Nabi ada yang terbunuh oleh kaumnya.

Rasul

  • Seorang Rasul menerima wahyu dari Allah untuk diri sendiri dan untuk disampaikan kepada umatnya.
  • Rasul diutus membawa syariat baru.
  • Seorang Rasul diutus di tempat kaum yang masih kafir atau belum beriman.
  • Seorang Nabi yang pertama diangkat menjadi Rasul adalah Nabi Nuh as.
  • Jumlah Rasul lebih sedikit dari Nabi.
  • Setiap Rasul sudah pasti Nabi.
  • Seorang Rasul menerima wahyu dari Allah melalui mimpi dan melalui Malaikat secara langsung, serta bisa berkomunikasi langsung dengan malaikat.
  • Semua Rasul mendapatkan perlindungan Allah dari setiap rencana pembunuhan dari kaumnya.

Hal-hal di atas bisa kita pahami sebagai pembeda antara Nabi dan Rasul. Selain itu ada hal yang tidak kalah penting untuk kita ketahui, yaitu gelar Rasul. Dari banyaknya jumlah Rasul, ada beberapa yang mendapatkan gelar Ulul Azmi.

Sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Abu Umamah di atas jumlah Rasul ada 315. Akan tetapi, hanya ada 5 Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi. Gelar Ulul Azmi diberikan kepada 5 Rasul yang memiliki keistimewaan dalam menyampaikan wahyu yang telah diterima dari Allah SWT kepada umat manusia.

5 Rasul Ulul Azmi

Gelar Ulul Azmi
Sumber: wallpapersxl.com

Apa itu gelar Ulul Azmi? Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, gelar Ulul Azmi adalah sebuah gelar yang diberikan secara khusus untuk para Nabi yang menjadi Rasul pilihan Allah SWT karena ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam menyampaikan wahyu Allah SWT kepada umat manusia.

Ada 5 Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi, yaitu:

  • Nuh a.s.
  • Ibrahim a.s.
  • Musa a.s.
  • Isa a.s.
  • Muhammad SAW.

Ke 5 Rasul tersebut merupakan para Nabi yang memiliki tingkat keteguhan dan kesabaran yang hanya bisa dimiliki oleh Rasul yang mendapatkan gelar Ulul Azmi. Karena perjuangannya yang sangat luar biasa saat menjalankan perintah Allah SWT untuk menyampaikan dan mengajarkan ketauhidan kepada umat manusia.

Adapun ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang gelar Ulul Azmi yaitu surat Al Ahqaaf : 35, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran Rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah engkau meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah tinggal (di dunia) hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah SWT)”.

Dan surat Asy-Syura : 13, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dia (Allah SWT) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan ‘Isa, yaitu tegak-kanlah agama ( keimanan dan ketaqwaan) dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang-orang yang Dia kehendaki kepada agam tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya bagi orang-orang yang kembali (kepada-Nya)”. 

Tugas Rasul sangat amatlah berat dan hanya manusia-manusia plihan Allah SWT yang bisa menjalankannya. Sifat-sifat luar biasa yang ada pada Rasul membuat teguh dan sabar dalam menjalankan perintah dari Allah SWT. Ada empat sifat wajib yang melekat pada sorang Rasul yaitu Shidiq, Amanah, Tabligh, dan Fhatonah.

Sifat Wajib bagi Rasul

sifat wajib bagi Rasul
Sumber: youtube.com

Sebagai umat muslim kita harus mengetahui sifat-sifat para Rasul yang menjadi tuntunan hidup kita d dunia ini. Ada 4 sifat wajib bagi Rasul Allah SWT yang perlu kita ketahui dan wajib kita usahakan semaksimal mungkin untuk mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. 4 sifat wajib bagi Rasul tersebut yaitu:

1. Siddiq atau Jujur

Sifat wajib bagi rasul yang pertama yaitu siddik, maksudnya semua perbuatan dan ucapan Rasul itu benar, salah satu kelebihan yang Allah berikan kepada Nabi dan Rasulnya yaitu sifat siddik ini.

2. Amanah atau Dapat di Percaya

Sifat wajib bagi rasul yang kedua yaitu amanah atau dipercaya atau terpercaya. Sifat amanah merupakan kelebihan yang diberikan kepada para Rasul dan Nabi, karena seorang Rasul dan Nabi harus bisa dipercaya dan terpercaya.

3. Tabligh atau Menyampaikan

Sifat wajib bagi Rasul yang berikutnya yaitu tabligh atau menyampaikan. Seorang Rasul sudah mendapat amanah dari Allah untuk menyampaikan wahyu Allah. Jadi mustahil jika Rasul menyembunyikan amanah tersebut.

4. Fhatonah atau Cerdas

Sifat wajib yang terakhir adalah fathanah atau cerdas, Para Rasul dianugrahi kecerdasan oleh Allah untuk mengajak umat manusia berada dijalan yang lurus, yaitu jalan yang diridhai Allah.

Sifat Mustahil bagi Rasul

sifat
Sumber: blog.debusana.com

Allah menurunkan sifat wajib bagi rasul, sekaligus menjelaskan bahwa Rasul tidak mungkin memiliki sifat mustahil. Sifat mustahil adalah kebalikannya dari sifat wajib bagi Rasul. Ada 4 sifat mustahil bagi Rasul, ke 4 sifat mustahil tersebut adalah.

1. Kidzib atau Dusta

Sifat yang tidak mungkin ada pada Rasul atau yang disebut dengan sifat mustahil yang pertama yaitu kidzib atau dusta. Seorang Rasul sudah dikehendaki oleh Allah untuk tidak memiliki sifat dusta, karena seorang Rasul harus terpercaya.

2. Khianat atau Tidak Dipercaya

Sifat mustahil bagi Rasul yang berikutnya adalah khianat atau tidak bisa dipercaya. Para rasul tidak mungkin memiliki sifat mustahil ini, karena mereka memiliki amanah dari Allah untuk menyampaikan wahyu, selain itu Rasul juga sudah dikehendaki oleh Allah untuk tidak memiliki sifat mustahil tersebut.

3. Kitman atau Tidak Menyampaikan

Khitman atau tidak menyampaikan merupakan sifat mustahil bagi Rasul yang selanjutnya. Para Rasul merupakan manusia pilihan Allah dan ditakdirkan selalu taat kepada Allah. Termasuk taat dalam menyampaikan amanah yang diterima.

4. Baladah atau Bodoh

Sifat mustahil bagi Rasul yang terakhir adalah baladah, bisa juga disebut dengan jahlun yang artinya bodoh. Sangat mustahil jika seorang Rasul memiliki sifat yang satu ini. Karena Allah mengaruniai kecerdasaan pada Rasul-rasulnya. Dan ilmu yang Allah berikan kepada para Rasulnya sangat banyak dan bermanfaat bagi semua penduduk bumi.

Sifat Jaiz bagi Rasul

Sumber: alfadhli.wordpress.com

Selain Rasul Allah SWT memiliki sifat wajib, ada sifat jaiz yang dimiliki oleh Rasul. Apa itu sifat jaiz? Sifat jaiz bagi Rasul maksudnya adalah Rasul juga memiliki sifat kemanusiaan yaitu al-ardul basyariyah.

Artinya rasul juga manusia yang memiliki sifat-sifat pada manusia umumnya. Seperti makan, tidur, senang, sedih, berpasangan atau berkeluarga, dan lainnya. Dan Rasul pun merasakan yang namanya kematian.

Demikian sedikit penjelasan tentang Nabi dan Rasul Allah SWT meliputi pengertian Nabi dan Rasul, gelar  Ulul Azmi bagi 5 Rasul pilihan, sifat-sifat wajib bagi Rasul, dan sifat mustahil bagi Rasul. Semoga bermanfaat.

Gambar Cicak Lucu dan Penjelasan Mitos Kejatuhan Cicak menurut Islam

KEJATUHAN CICAK – Kenapa kata ini identik dengan pertanda akan datangnya musibah? Bagaimana pandangan cicak dalam Islam? Banyak yang percaya bahwa ada arti tersendiri dibalik jatuhnya cicak pada anggota badan manusia. entah kejatuhan cicak di kepala, kejatuhan cicak di pundak, kejatuhan cicak di pundak, dan lainnya.

Indonesia adalah negara yang kaya akan kebudayaan, adat, agama, dan kepercayaan. Hal ini sudah terjadi sejak zaman primitif sampai sekarang Berbicara tentang kejatuhan cicak, bisa dikaitkan dengan kepercayaan. Pasalnya, mitos kejatuhan cicak sudah ada sejak zaman primitif sampai sekarang, dan sudah menyebar di masyarakat umum.

Pada umumnya ketika seorang sudah mengetahui tentang mitos ini, rasa cemas menjadi bayang-bayang yang selalu menghantui. Yang bikin penasaran lagi, di Indonesia memiliki banyak mitos-mitos yang sejenis dengan ini.Seperti menabrak kucing, adanya suara burung hantu ketika ada orang hamil, dan masih banyak lagi.

Berhubung masih banyak orang yang penasaran dengan hal-hal seperti ini, penulis akan menuliskan beberapa penjelasan mengenai hal-hal mitos. Dan artikel ini akan menjelaskan mengenai mitos kejatuhan cicak.

Mitos Kejatuhan Cicak

Gambar Cicak
Sumber: reference.com

Mitos kejatuhan cicak memang sudah terkenal sejak zaman dahulu. Terbukti dengan fakta yang ada yaitu mitos ini datang dari cerita para sesepuh atau orang tua kita. Banyak dari sesepuh atau orang tua yang berbicara tentang arti kejatuhan cicak, dan banyak dari mereka mengatakan jika cicak jatuh di bagian tubuh manusia merupakan pertanda akan terjadi sesuatu yang buruk pada orang yang kejatuhan cicak.

Dari hal itu, banyak orang menjadi cemas ketika kejatuhan cicak. Sampai-sampai ada yang berusaha untuk menghilangkan kecemasannya dengan membunuh langsung cicak tersebut. Ada juga yang berjaga-jaga untuk tidak berpergian selama beberapa hari setelah kejatuhan cicak.

Hal seperti ini seolah-olah cicak dianggap sebagai binatang yang memiliki keistimewaan sebagai binatang penentu nasib seseorang. Padahal cicak hanyalah binatang yang merayap. Dan kedudukan antara bintang dengan manusia itu lebih tinggi manusia karena manusia memiliki akal dan binatang tidak.

Tapi ada sebuah kitab Jawa yang bernama kitab primbon menjelaskan, apabila ada bagian anggota badan kita yang kejatuhan cicak, maka hal itu merupakan suatu pertanda akan datang musibah pada orang yang kejatuhan cicak tersebut.

Yang namanya mitos memang susah dipahami dan tidak masuk akal. Namun, terkadang ada yang ngalamin bahwa hal-hal mitos seperti ini beneran bisa menjadi pertanda.

Arti Cicak Jatuh

Gambar Cicak
Sumber: Straitstimes

Apakah benar ada arti dari cicak yang jatuh pada setiap bagian-bagian anggota tubuh manusia? Seperti yang sudah kita singgung di atas, bahwa ada arti tersendiri di setiap anggota tubuh manusia yang kejatuhan cicak.

Mitos ini memang sudah benar-benar populer di tengah masyarakat. Namun, tidak semuanya percaya dengan hal-hal seperti ini tapi banyak juga yang percaya meskipun belum mengalami. Berikut ini ada beberapa arti kejatuhan cicak yang sudah ada di masyarakat umum:

– Cicak Jatuh di Kepala

Gambar cicak12
Sumber: blenderartists.org

Banyak yang mengatakan jika cicak jatuh di kepala merupakan suatu pertanda buruk yang akan dialami dirinya dalam waktu dekat. Percaya atau tidak, kata-kata ini sudah populer di masyarakat.

Arti kejatuhan cicak di kepala yaitu seseorang tersebut akan mengalami jalan rezeki yang seret atau susah. Jika di fikir secara akal, seolah-olah cicak sang pengatur rezeki.

– Cicak Jatuh di Pundak

gambar cicak13
Sumber: wikipedia.org

Cicak jatuh di pundak, hal ini banyak yang mengartikan akan datang musibah yang akan terjadi pada orang yang terdekat yang akan membuat seseorang tersebut merasa sangat kehilangan.

Dalam arti lain, seseorang yang kejatuhan cicak di pundak akan mendapat ujian hidup yang berat karena harus kehilangan orang terdekatnya. Bisa dikatakan lebih spesifik lagi yaitu akan datang beban pada orang yang kejatuhan cicak di pundaknya.

– Cicak Jatuh di Tangan

gambar cicak
Sumber: izzobelle.blogspot.com

Jika cicak jatuh di tangan, maka mitos mengatakan seseorang tersebut akan kehilangan sesuatu yang berhubungan dengan tangan. Seperti pekerjaan atau yang berhubungan dengan tangan lainnya.

Namun, ada juga yang mengatakan jika cicak jatuh di anggota tubuh bagian ini, seseorang akan kehilangan kekasihnya. Tentu ini merupakan hal yang tidak diinginkan semua orang.

– Cicak Jatuh di Paha

gambar cicak15
Sumber: kesekolah.com

Banyak yang mengatakan jika cicak jatuh di paha, maka dalam waktu dekat musibah akan datang. Setiap paha ada artinya masing-masing. Apabila jatuh di paha kaki kanan, artinya seseorang akan mendapatkan masalah dengan teman atau rekannya.

Sedangkan jika cicak jatuhnya di kaki kiri, artinya seseorang tersebut akan mendapatkan masalah dengan orang lain atau orang asing. Tentunya ini kabar buruk.

– Cicak Jatuh di Kaki

gambar cicak16
Sumber: henkbosweb.nl

Mitos mengatakan jika cicak jauh di kaki, artinya seseorang tersebut akan mendapati musibah berupa kecelakaan saat dalam perjalanan. Entah jalan kaki, bermotor, atau sedang naik mobil, dan lainnya.

Jadi kesimpulan dari arti kejatuhan cicak, setiap cicak yang jatuh di setiap anggota tubuh manusia memiliki arti sendiri-sendiri dan merupakan tanda-tanda akan datangnya musibah kepada seseorang yang kejatuhan cicak tersebut.

Bagaimana? Percaya atau tidaknya tergantung dengan kepercayaan yang kita miliki. Karena, segala hal yang berbau mitos merupakan hal yang masih susah di tebak akan kebenarannya.

Terlepas percaya atau tidaknya mengenai mitos ini, ada suatu yang cukup bernilai dibalik mitos ini. Jika kita seorang yang selalu berfikir dengan akal sehat, maka seharusnya kita bisa mengambil pesan-pesan yang terserat di dalamnya.

Pesan-pesan yang Dapat di Ambil

Gambar Cicak Lucu
Sumber: th.anawalls.com

Jika dilihat dari sisi positif mitos tersebut bisa diartikan bahwa tujuannya supaya seseorang lebih berhati-hati dalam setiap langkah perbuatan ataupun kegiatannya.

Jika mitos ini belum sepenuhnya masuk akal, akan tetapi bisa jadi ada alasan atau pesan yang tersimpan dibalik populernya mitos ini. Kenapa dikatakan seperti itu? Karena mitos ini sudah sangat lama ada, namun tidak hilang di telan waktu.

Secara tidak langsung mitos ini bisa dikatakan sebagai pengingat kita akan musibah atau ujian hidup yang pasti akan menimpa dan terjadi pada diri seseorang. Bisa jadi mitos ini merupakan karangan yang bersifat mengingatkan dari kelalaian.

Karena sejatinya manusia adalah mahluk yang cepat lalai dari perputaran roda kehidupan.  Yang terkadang saatnya kita di atas dan terkadang juga dibawah, dan banyak manusia yang lalai akan hal itu karena terlalu sibuk dengan kesenangan dunia yang fana ini.

Pandangan Menurut Islam

Kejatuhan cicak
Sumber: pixabay.com

Di dalam Agama Islam, mitos-mitos seperti ini merupakan hal tahayul. Jika seseorang muslim percaya dengan hal yang berbau tahayul maka seorang muslim tersebut sudah menginjakkan kehidupannya ke dunia syirik.

Syirik adalah perbuatan dosa yang tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Syirik sendiri terbagi menjadi dua, yaitu syirik besar dan syirik kecil. Dan Percaya dengan hal tahayul termasuk dalam perbuatan syirik kecil.

Seseorang muslim yang sudah melakukan perbuatan syirik kecil tidak akan diampuni dosanya kecuali seseorang tersebut bertaubat. Melakukan perbuatan-perbuatan syirik kecil merupakan perbuatan yang sangat di larang oleh Allah SWT, karena seseorang yang sudah berani melakukan perbuatan syirik kecil akan lebih mudah melakukan perbuatan syirik besar.

Syirik besar adalah perbuatan dosa yang paling besar karena mempersekutukan Allah SWT dengan sesembahan lainnya. Seseorang yang sudah melakukan perbuatan ini tidak akan diampuni dosanya. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Nisa:48, bahwasanya Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar”. (QS: An-Nisa : 48).

Kesyrikian yang di maksud dalam pembahasan mitos ini yaitu seseorang percaya bahwa cicak bisa mendatangkan musibah kepada manusia. Padahal di dalam Islam hanya Allah SWT yang mampu memberikan musibah, cicak hanyalah makhluk Allah SWT yang drajatnya lebih rendah dari manusia.

Dalam hal ini juga sudah dijelaskan oleh Rasulullah SAW melalui hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

Thiyyarah adalah kesyirikan, thiyyarah adalah kesyirikan, tiyyarah adalah kesyirikan“. ( HR. Tirmidzi)

Dan hadits ini dijelaskan oleh Ibnu Qayyim bahwasannya: Thiyyarah

Demikian informasi mengenai kejatuhan cicak yang sudah menjadi mitos populer di Indonesia. Semoga bisa mendapat pengetahuan yang bermanfaat dari artikel ini. Terima kasih.

Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setelah Wudhu

membasuh muka

DOA SETELAH WUDHU – Assalamu’alaikum wr.wb. Teman-teman yang di Rahmati Allah SWT, semoga Allah SWT selalu memudahkan kita dalam berusaha untuk mendekat kepada Allah SWT. Di artikel ini akan menjelaskan mengenai salah satu syarat sah sholat yaitu wudhu. Dari rukun wudhu, sunnah-sunnah wudhu termasuk juga doa setelah wudhu, dan hal-hal yang membatalkan wudhu.  Ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang wudhu, diantaranya ada surat al maidah ayat 6. Allah SWT berfirman:

Dengan ayat Al Qur’an di atas sudah jelas bahwasannya seseorang yang akan mengerjakan sholat hendaklah berwudhu terlebih dahulu. Wudhu sendiri merupakan salah satu dari syarat sah sholat, jadi jika tidak mengerjakan wudhu sebelum sholat, meskipun sholat kita khusu’ dan tepat pada waktunya tetap saja dianggap tidak sah.

Pengertian Wudhu

wudhu
Sumber: muslimpos.com

Wudhu secara umum memiliki arti bersih dan indah, sedangkan secara islam memiliki arti memakai air untuk anggota badan tertentu dengan cara yang benar dengan niat untuk membersihkan diri dari hadast kecil. Umat islam diwajibkan berwudhu setiap kali sebelum sholat, jika dalam waktu sholat satu ke sholat berikutnya sudah tidak berada dalam keadaan berwudhu.

Namun, jika dari waktu sholat satu ke sholat berikutnya masih bisa dalam keadaan berwudhu, maka tidak diharuskan wudhu lagi. Baik sholat wajib maupun sholat sunah. Menurut ulama, umat muslim diharapkan untuk selalu menjaga keadaan wudhu meskipun bukan dalam waktu sholat, ada pun waktu yang diwajibkan dalam keadaan wudhu adalah pada saat thawaf dan pada saat mau membaca Al Qur’an. Namun, untuk membaca Al Qur’an ada sebagian ulama yang berselisih mengenai diwajibkannya berwudhu sebelum membaca Al Qur’an.

Dan ada pun waktu lainnya Seperti sebelum tidur banyak ulama yang menganjurkan untuk wudhu sebelum tidur, dan bahkan banyak juga ulama yang menganjurkan setiap kali batal dari keadaan wudhu, langsung mengambil air wudhu begitu seterusnya. Hal ini dilakukan supaya terjaga dalam keadaan wudhu, karena wudhu memiliki keutamaan yang penting.

Rukun Wudhu

membasuh muka
Sumber: prayerinislam.com

Rukun Wudhu atau fardhu wudhu adalah hal-hal yang tidak boleh ditinggalkan dalam berwudhu, apabila ditinggalkan maka wudhunya tidak sah. Di artikel ini akan membahas Rukun Wudhu dari Mazhab Imam Syafi’i, karena umat muslim di Indonesia mayoritas bermazhab Imam Syafi’i.

Di dalam mazhab Imam Syafi’i Rukun Wudhu ada 6, yang mana jika salah satu dari 6 ini ada yang sengaja di tinggalkan maka wudhunya menjadi tidak sah. Jika wudhunya tidak sah maka sholatnya sudah pasti tidak diterima, karena rukun sholat sendiri salah satunya adalah berwudhu.

Dalam berwudhu pun harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, maksudnya syarat-syarat di sini adalah batasan-batasan saat membasuh, jika tidak sesuai dengan batasan-batasan yang dianjurkan maka hal ini juga bisa menyebabkan tidak sahnya wudhu.

1. Niat Berwudhu

niat wudhu

Niat wudhu merupakan rukun wudhu yang pertama, umat muslim sebelum melaksanakan wudhu seharusnya sudah didasari niat untuk berwudhu, tentunya niat karena Allah SWT. Lafadz niatnya adalah seperti di atas, lafadz tersebut dibaca ketika basuhan muka pertama kalinya.

Dan membasuh muka di sunahkan di ulangi sebanyak 3 kali, namun jika lupa, misalkan baru 2 kali atau 1 kali, masih dianggap sah, namun jika lebih dari 3 kali hukumnya makruh bahkan tidak dianjurkan, karena sunahnya adalah 3 kali.

2. Membasuh Muka dengan Benar

Membasuh muka merupakan rukun wudhu yang kedua, membasuh muka merupakan bagian dari rukun wudhu, yang artinya muka merupakan bagian yang diharuskan dibasuh. Jika saat teman-teman melakukan wudhu, namun tidak membasuh muka, berarti wudhunya tidak sah.

Ada hal yang harus benar-benar diperhatikan dan dilakukan dengan benar dalam membasuh muka. Hal tersebut adalah batasan-batasan muka yang harus terkena air. Batasannya yaitu:

  • Muka bagian atas dibatasi oleh bagian mulainya tumbuh rambut.
  • Batasan muka bagian bawah yaitu dagu sampai bawah dagu yaitu tempat tumbuhnya jenggot.
  • Batasan samping yaitu telinga.

3. Membasuh kedua Tangan sampai Siku

Rukun wudhu yang ketiga adalah membasuh kedua tangan. Membasuh kedua tangan juga disunahkan sebanyak 3 kali, yaitu kanan 3 kali dan kiri juga 3 kali. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah batasan membasuh tangan, yaitu harus sampai mengenai siku, untuk cari amannya boleh dilebihkan sedikit diatas siku.

Jika ingin melakukan sunnahnya yaitu membasuh 3 kali, maka sebaiknya dilakukan dengan mendahulukan yang kanan terlebih dahulu. Basuh tangan kanan dari punggung telapak tangan sampai siku dan diulangi sebanyak 3 kali kemudian pindah tangan kiri dengan cara basuhan yang sama.

4. Mengusap Bagian Kepala

Rukun yang ke empat adalah membasuh bagian kepala. menurut Ulama yang bermaazhab Imam Syafi’i mengusap bagian kepala diperbolehkan sebagian rambutnya saja atau bagian kepala yang tumbuh rambut dan tidak harus keseluruhan rambut kepala. Namun, ada mazhab yang menganjurkan mengusap keseluruhan bagian rambut kepala.

Namun perbedaan ini bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, karena ini hanya masalah furuq atau cabang. Pada dasarnya semua mazhab memakai dasar dalil dari Al Quran dan Hadist. Dan perbedaan-perbedaan yang masalah furuq atau cabang masing-masing mazhab memiliki alasan yang dapat dipertanggung jawabkan.

Perlu dipahami perbedaan antara kata membasuh dan mengusap, membasuh yaitu menyiramnya dengan air, sedangkan mengusap yaitu membersihkan dengan tangan yang dibasahi lalu diusapkan.

5. Membasuh Kedua kaki

Rukun wudhu yang Kelima yaitu membasuh kedua kaki, diawali membasuh kaki kanan dengan menggunakan tangan kiri dan dilanjut dengan membasuh kaki kiri menggunakan tangan kanan.

Batasan membasuh mata kaki adalah mata kaki dan diperbolehkan dilebihkan sedikit. Dan celah jari-jari kaki dipastikan terkena basuhan air dan dibersihkan dengan jari-jari tangan.

6. Lakukan dengan Tertib

Maksud dari tertib adalah melakukan dengan berurutan sesuai urutan rukunnya. Dari rukun satu sampai rukun lima dilakukan berurutan dan tidak boleh mendahulukan yang bukan urutannya. Misal mengusap kepala dilakukan terlebih dahulu dari pada membasuh muka, itu tidak diperbolehkan dan menyebabkan wudhunya tidak sah.

Itu merupakan penjelasan dari rukun wudhu, mungkin masih ada yang bingung kenapa membersihkan kedua telapak tangan tidak ada, berkumur tidak ada, membersihkan hidung tidak ada, dan membersihkan telinga tidak ada. Perlu ketahui membersihkan bagian-bagian yang tidak ada di rukun wudhu adalah bagian dari sunnah wudhu.

Pembahasan berikutnya adalah mengenai sunnah sunnah wudhu, sunnah wudhu merupakan bagian dari wudhu yang perlu diketahui. Karena sunnah wudhu merupakan bagian dari wudhu yang dikerjakan oleh Rasulullah, dan diajarkan kepada para sahabatnya dan kepada umatnya.

Sunnah Wudhu

Berdoa setelah wudhu
Sumber: theatlantic.com

Makna sunnah ada banyak versi, tergantung dalam situasi apa pembahasannya. Misalkan kita sedang berbicara membahas sunnah wudhu, berarti kata sunnah yang sedang membahas adalah sunnah ibadah, yang berarti apabila dikerjakan kita mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan kita tidak mendapatkan pahala maupun dosa.

Untuk lebih jelasnya, sebaiknya kita bahas makna kata sunnah dari beberapa definisi kata sunnah. Pembahasan sunnah ini penulis ambil dari sumber muslim or.id dan insha Allah dapat dipertanggung jawabkan.

Definisi kata sunnah secara Ahli Bahasa, Dari segi bahasa kata sunnah berarti jalan atau metode. Bisa juga bisa diartikan kebiasaan, syariat, contoh, dan adat.

Definisi kata sunnah dari Ahli Fikih, Para Ulama Ahli Fikih mengartikan makna sunnah adalah suatu amal yang dianjurkan namun tidak sampai atau tidak setara dengan derajat wajib. Tingkatannya syariatnya adalah wajib, sunnah, mubah, haram, dan makruh. Dan sunnah merupakan perbuatan yang apabila dikerjakan kita mendapatkan pahala, namun jika tidak dikerjakan tidak mendapat dosa dan tidak mendapat pahala.

Definisi kata sunnah dari Ahli Hadits, Para Ulama Ahli Hadits (Muhadditsun), mengartikan kata sunnah adalah segala sesuatu yang bersandar pada Rasulullah. Yang dimaksud segala sesuatu di sini yaitu mencakup perkataan (Sunnah Qauliyyah), perbuataan ( Sunaah Fi’liyyah), ketetapan (Sunnah Taqririyyah), akhlaq (Khuluqiyyah), dan fisik (Khalqiyyah) Rasulullah.

Definisi kata sunnah dari Ahli Ushul Fikih, Para Ulama Ahli Ushul Fikih mengartikan kata sunnah dengan sumber hukum syariat Islam setelah Al Qur’an. Ulama Ahli Ushul Fikih melihat kata sunnah berdasarkan sisi pendalilan. cakupan pengartiannya yaitu segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan yang berdasarkan pada Rasulullah SAW.

Definisi kata sunnah dari Ulama Aqidah, Ulama Aqidah mengartikan kata sunnah adalah lawan kata dari bid’ah. Yang mana bid’ah memiliki arti segala sesuatu yang tidak dicontohkan Rasulullah SAW. Cakupan arti kata sunnah di sini lebih luas meliputi semua hal yang dijelaskan di Al Qur’an, sunnah, kaidah syar’iyyah, dan sumber Aqidah lainnya. Adapun hadits yang berhubungan yaitu:

Hadits tentang Bid'ah
Sumber: muslim.or.id

Itu adalah definisi-definisi pengertian dari kata sunnah. Sekarang lanjut ke sunnah wudhu, ada beberapa sunnah wudhu yang perlu kita ketahui, sunnah wudhu adalah bagian-bagian yang tidak diwajibkan untuk dibasuh atau usap, namun dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Bersiwak sebelum Berwudhu

Bersiwak sebelum wudhu merupakan kebiasaan yang dilakukan Rasulullah SAW. Namun bukan bagian yang wajib dari wudhu. Kebanyakan ulama berpendapat tentang bersiwak sebelum wudhu hukumnya sunnah mu’akkadah.

Adapun hadits tentang bersiwak yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

hadits tentang bersiwak1

Membasuh atau Kedua Telapak Tangan

Mencuci kedua telapak tangan adalah bagian pertama yang dibasuh ketika wudhu, ini merupakan hal yang sunnah. Dan dianjurkan melakukannya sebanyak 3 kali. Adapun anjuran ini para ulama berpendapat apabila baru bangun seseorang tidak tahu sewaktu tidur tangannya berlabuh dibagian mana. Yang dikhawatirkan tangan bermalam pada bagian seperti farji ataupun dubur.

Berkumur dan Membersihkan Kedua Lubang Hidung

Berkumur dan membersihkan kedua lubang hidung. Merupakan bagian wudhu yang sunnah atau diajarkan oleh Rasulullah SAW. Cara melakukannya yaitu mengambil air dengan kedua telapak tangan lalu setengah dihirup lewat mulut dan dilanjut setengahnya lagi dihirup dengan hidung. Menghirup air lewat hidung dalam berwudhu dinamakan istinsyaq dan saat membuangnya dinamakan isthintsar.

Mendahulukan yang Kanan

Mendahulukan yang kanan sebenarnya dianjurkan dalam setiap hal. Bukan hanya saat berwudhu saja. Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha:

Mengulang Sebanyak 3 kali

Mengulangi sebanyak 3 kali setiap bagian-bagian wudhu merupakan hal yang sunnah karena Rasulullah telah mengajarkannya. Namun, jika tidak mengulangi sebanyak 3 kali tidak merusak wudhunya. Hanya saja kehilangan nilai sunnahnya.

Tertib atau Berurutan

Lakukan semuanya dengan tertib dan berurutan. Baik dari sunnah-sunnahnya maupun rukun-rukunnya. Urutannya  yaitu:

  • Niat mau wudhu di dalam hati.
  • Bersiwak.
  • Mengucap tasmiyah ( Bismillah ).
  • Mencuci kedua telapak tangan.
  • Berkumur dan Menghirup air ke hidung.
  • Membasuh muka dengan membaca niat wudhu pada basuhan pertama.
  • Membasuh kedua tangan.
  • Mengusap kepala di lanjut telinga.
  • Membasuh kedua kaki.
  • Doa setelah wudhu.

Doa Setelah Wudhu

Ada pun doa setelah wudhu boleh dibaca langsung setelah wudhu, jika berwudhu di dalam kamar mandi sebaiknya doa setelah wudhu dibacakan setelah keluar dari kamar mandi. Berikut ini adalah bacaan doa setelah wudhu.

doa setelah wudhu

Demikian pembahasan mengenai wudhu termasuk doa setelah wudhu di atas. Semoga artikel ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih, wassalamu’alaikum wr.wb.