Budidaya Ikan Gurame dan Pembesaran Ikan Gurame

Ikan Gurame merupakan jenis ikan yang hidup di air tawar. Jenis ikan ini memiliki pertumbuhan yang lambat, namun hal itu tidak menjadi alasan para pembudidaya ikan gurame. Para pembudidaya ikan gurame rata-rata sudah mengerti dan tahu cara untuk mempercepat laju pembesaran ikan gurame.

Kebanyakan para pembudidaya sudah banyak belajar tentang pembudidayaan yang baik dan benar. Entah belajar dari pengalaman mau pun belajar dari para senior. Jadi mereka tidak mempermasalahkan mengenai pertumbuhan ikan gurame.

Hal yang mendukung pembudidayaan ikan gurame adalah nilai jual yang tinggi dan relatif terus meningkat. Selain itu ikan gurame memang memiliki daging yang nikmat dan banyak disukai orang.

Teknik Pembesaran Ikan Gurame agar Tumbuh Sehat dan Cepat Besar

Pembesaran ikan gurame
Sumber: khasiat.co.id

Pembudidayaan ikan gurame tidak seperti ikan budidaya lainnya, pembudidayaan ikan gurame membutuhkan perhatian lebih. Hal itu akan sangat mempengaruhi keberhasilan pembudidayaan.

Ikan gurame selain pertumbuhannya yang lambat, pergerakannya ketika berenang juga lambat. Oleh karena itu, bisa kalah saing jika berebut makanan dengan ikan budidaya lainnya. Hal tersebut juga mempengaruhi petumbuhan ikan gurame. Berikut ada beberapa teknik pembesaran ikan gurame agar ikan gurame tubuh sehat dan cepat besar.

1. Kolam yang Baik untuk Ikan Gurame

Kolam budidaya ikan
Sumber: bibitikan.net

Kolam adalah faktor pertama yang harus diperhatikan sebelum mulai proses budidaya ikan gurame. Karena jika kita tidak punya pengetahuan tentang kolam yang baik untuk ikan gurame, proses budidaya cenderung akan terhambat.

Kolam untuk budidaya ikan gurame  ada dua macam, yang pertama yaitu kolam yang dibuat dengan menggali tanah/empang, dan yang ke dua kolam dengan terpal.

Ke dua macam kolam ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada dasarnya kolam terpal dibuat untuk daerah yang minim pengaliran air dan  daerah yang memiliki tanah gersang.

Jika membudidayakan ikan gurame di kolam dengan menggali tanah/empang, berikut hal-hal yang harus diperhatikan supaya mendukung proses pembesaran ikan gurame:

  1. Perhatikan tanah, tanah yang baik yaitu tanah liat yang cukup mengandung humus. Karena jenis tanah tersebut mampu menahan massa air yang besar dan jika dibuat pagar dinding, dinding tidak cepat retak.
  2. Lokasi yang baik yaitu berada di ketinggian 20-400 m dpl.
  3. Dasar kolam harus bersih dari dari lumpur yang berlebihan.
READ  Manfaat Jus Buah dan Kandungan-kandungan buahnya + Cara Membuatnya

Jika menggunakan kolam terpal hal yang diperhatikan hampir sama, hanya saja, jika menggunakan terpal harus diperhatikan terpalnya agar terhindar dari kebocoran. Setelah itu hal yang harus dipehatikan selanjutnya adalah sebagai berikut:

Suhu air

Suhu tempat
Sumber: infoakuakultur.com

Suhu air kolam usahakan stabil, yaitu berkisar antara 25-28° C. Jika sedang terjadi perubahan suhu yang ekstrim ikan cenderung akan stress dan bisa barakibat kematian ikan. Perubahan suhu dapat dikendalikan dengan pengaturan volume air kolam. Untuk menangani suhu tinggi volume air bisa ditambahkan 10-20 cm dari biasanya. atau dibikinkan penutup kolam.

Kualitas Air

Air yang berkualitas
Sumber: satujam.com

Ikan gurame lebih cocok hidup di air yang jernih dan bersih. Dan hindarkan dari lumpur-lumpur hasil pembusukan kotoran yang bercampur sisa makanan. Karena hal tersebut bisa menimbulkan bakteri dan parasit. Jika ingin pembesaran ikan gurame tidak terhambat dan cepat besar, harus rajin membersihkan kolam dari lumpur yang berlebihan. Dan juga penggantian air yang teratur minimal 2 minggu sekali.

Kadar Oksigen yang Cukup dan Stabil

Teknologi Oksigenisasi
Sumber: http://hermansetiawanbasel.blogspot.co.id

Kadar oksigen dalam air kolam yang ideal buat ikan gurame adalah 3,5 – 5 ppm. Jika kurang, ikan gurame akan bermunculan di permukaan air untuk menghirup udara tambahan. Hal tersebut akan mempengaruhi kesehatan ikan dan berdampak terhadap pertumbuhan ikan.

Kekeurangan oksigen dalam air bisa disebabkan karena air sudah sangat keruh dan adanya tumbuh-tumbuhan air yang berlebihan. Namun tidak hanya itu, air yang bersih dan terhindar dari tumbuh-tumbuhan air pun terkadang kekurangan oksigen.

Akan tetapi zaman yang sudah maju ini, banyak teknologi yang mendukung untuk pembudidayaan ikan. Salah satunya adalah teknologi oksigenisasi. Yaitu memanfaatkan mesin penghisap udara. Caranya dengan menyambungkan pipa PVC yang diberi lubang kecil-kecil ke mesin  tersebut, dan diletakan di dalam air kolam. Hal tersebut sangat membantu dalam mamasok kadar oksigen.

READ  Ukuran Kartu Nama Standar dan Contoh Desain Kartu Nama Elegan+Keren

2. Pemilihan Benih yang Tepat dan Berkualitas

Benih gurame
Sumber: youtube.com

Mencari benih ikan gurame yang berkualitas tidak boleh disepelekan. Ada dua cara untuk mendapatkan benih yang berkualitas, yang pertama dengan pemijahan dari induk yang sudah kita ketahui kualitasnya. Dan yang ke dua dengan membeli benih ke penjual yang sudah kita percaya.

Bagi yang masih belajar atau baru pertama kalinya budidaya ikan gurame sebaiknya dengan cara membeli benih ke penjual yang sudah dipercaya. Untuk ukurannya lebih baik membeli dengan ukuran yang sudah cukup besar. Besarnya minimal memiliki panjang 5 cm.

Karena jika sudah cukup besar perawatannya lebih mudah dan kemungkinan berhasil memanennya lebih besar. Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa ikan gurame memiliki pertumbuhan yang lambat dan membutuhkan perhatian lebih, apa lagi jika masih benih berukuran di bawah 5 cm, kemungkinan gagalnya itu lebih besar.

Adapun ciri-ciri benih yang berkualitas yaitu:

  1. Lincah dalam berenang dan selalu bergerombol.
  2. Meiliki tubuh yang mengkilap.
  3. Kulit atau sisik mulus tanpa ada tanda-tanda kecacatan.
  4. Memiliki ukuran yang seragam dengan kelompoknya.

3. Pakan yang Berkualitas

Pakan Ikan Gurame
Sumber: urbanina.com

Pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan benih ikan gurame. Ikan gurame diberikan pakan yang baik yaitu sehari dua kali, pagi dan sore. Setiap perkembangan dan usianya, pakan ikan gurame berbeda. Pakan sendiri ada dua macam, yaitu pakan alami dan pakan buatan. Untuk benih ikan sebaiknya berikan pakan buatan, karena lebih praktis dan dan setiap waktu bisa tersedia.

Contoh pakan buatan adalah pelet, tepung ikan, bungkil, dan masih banyak lagi. Sedangkan pakan alami adalah pakan yang bersumber dari alam yang belum melalui proses khusus, contohnya seperti daun sente, larva serangga, plankton, cacing, dan lainnya.

READ  Aneka Olahan dari Singkong yang Paling Mudah

Pemberian pakan yang baik dan benar sangat menentukan hasil panen dan kualitas ikannya. Jika ikan makan secara teratur dengan kualitas pakan yang konsisten pasti akan mempercepat pertumbuhan ikan gurame. Selain itu ikan gurame yang sehat dengan makanan yang konsisten berkualitas dapat dijadikan sebagai induk dengan pemijahan 2 kali dalam setahun.

Pemberian pakan buatan secara terus-terusan dan berkepanjangan bisa membuat daging ikan kurang berkualitas. Ada baiknya jika benih sudah berukuran panjang 5 cm ke atas pakannya bergantian dengan pakan alami seperti daun sente, daun ubi, dan pakan alami lainnya. Untuk pakan pelet sebaiknya pelet yang mengandung protein 25% sampai 30%.

4. Perawatan atau Pemeliharaan yang Teratur dan Konsisten

Budidaya ikan gurame
Sumber: http://103.7.52.60/

Jika semuanya sudah dilakukan, tahap terakhir yang sangat menunjang kesuksesan budidaya ikan gurame supaya pertumbuhannya cepat besar yaitu perawatan yang teratur dan konsisten selama proses budidaya sampai ikan gurame dipanen.

Jika kita sudah melaksanakan dari pemilihan tempat atau kolam yang bagus, terus pemilihan benih yang berkualitas, dan pemberian pakan yang berkualitas. Semua itu bisa sia-sia tanpa hasil yang maksimal jika kita tidak melaksanakannya secara teratur dan konsisten.

Demikian informasi yang bisa disampaikan mengenai pembesaran ikan gurame. Hal ini ditulis sesuai pengetahuan penulis pribadi dan referensi dari artikel-artikel terpercaya. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan komentar