Ukuran Lapangan Basket Lengkap sesuai Peraturan Bola Basket+Gambar

Ukuran Lapangan Basket Lengkap sesuai Peraturan Bola Basket+Gambar

UKURAN LAPANGAN BASKET – Standar ukuran lapangan bola basket sudah ditetapkan oleh badan resmi tertinggi cabang olahraga bola basket yaitu FIBA. Standar ukuran lapangan sendiri bisa dikategorikan menjadi dua yaitu standar Nasional dan standar Internasional. Pada artikel ini kita akan membahas tentang gambar dan ukuran lapangan bola basket standar nasional dan Internasional menurut FIBA atau induk organisasi bola basket yang meliputi ukuran panjang dan lebar lapangan bola basket yang bersumber dari wikipedia.

Sejarah bola basket yaitu berasal dari Kanada dan penemu atau penciptanya adalah Dr. James Naismith pada tahun 1891. Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer setelah cabang sepak  bola. Di negara Amerika cabang olahraga ini sangat populer, dan boleh dikatakan menjadi cabang olahraga terpopuler, karena mengalahkan kepopuleran cabang sepak bola di negara tersebut.

Cara memainkan atau melakukan olahraga bola basket ini yaitu dengan memantulkan bola basket ke lantai menggunakan kedua tangan, dan targetnya adalah memasukkan bola ke keranjang/ring basket yang dijaga oleh lawan. Yang paling banyak memasukkan bola basket ke keranjang/ring basket lawan, maka tim itulah yang menang.

Olahraga basket terdiri dari 2 tim yang bertanding dengan jumlah pemain masing-masing tim adalah 5 pemain. Dalam satu tim jumlah pemain inti ditambah pemian cadangan adalah 10 orang dan maksimal 12 orang, pergantian pemain bisa dilakukan berkali-kali tanpa ada batasan. Dalam suatu pertandingan bola basket, terdiri atas 4 bapak/kuarter. Masing-masing bapak/kuarter mempunyai waktu 10 menit. Pertandingan di pimpin oleh 2 wasit, wasit 1 dinamakan Referee dan wasit 2 dinamakan Umpire.

Demikian sedikit tentang penjelasan olahraga bola basket, selanjutnya kita masuk ke tema pembahasan utama yaitu ukuran lapangan bola basket. Berapa ukuran lapangan bola basket menurut FIBA? Untuk lebih jelasnya mari kita lanjutkan pembahasan secara lebih jauh lagi.

Ukuran Lapangan Basket menurut FIBA dan NBA

ukuran lapangan basket
Sumber: dhikaraditya.wordpress.com

Lapangan bola basket sama seperti lapangan cabang olahraga lainnya, yaitu memiliki ukuran yang sudah ditetapkan oleh badan resmi atau federasi tertinggi cabang bola basket yaitu FIBA. Federation Internationale de Basketball atau FIBA merupakan badan pengatur basket tertinggi karena mencakup seluruh negara atau Internasional.

Markas FIBA berada di Jenewa, Swiss. Negara-negara pendiri FIBA yaitu Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania, dan Swiss. Berdiri pada tanggal 18 Juni 1932 dengan nama asli yaitu Federation Internationale de Basketball Amateur. Federasi inilah yang megatur setiap kejuaraan-kejuaraan bola basket Internasional, termasuk juga mengatur standar-standar aturan permainan dan standar lapangan bola basket.

Ukuran Lapangan Basket Internasional /FIBA

gambar lapangan basket
Sumber: wikipedia.org

Panjang lapangan                                      : 28 meter.
Lebar lapangan                                          : 15 meter.
Diameter 3 lingkaran dalam lapangan      : 3,60 meter.
Lebar garis lingkaran dalam lapangan      : 0,05 meter.
Panjang garis tembakan hukuman            : 3,60 meter.
Panjang garis akhir lingkaran serang         : 6 meter.

Ukuran Tiang Ring Bola Basket Internasional/FIBA

Gambar lapangan bola basket standar Internasional
Sumber: ayeey.com

Jarak tiang ring basket dengan garis akhir: 1 meter.
Panjang papan pantul bagian luar             : 1,80 meter.
Lebar papan pantul bagian luar                 : 1,20 meter.
Panjang papan pantul bagian dalam         : 0,59 meter.
Lebar papan pantul bagian dalam             : 0,45 meter.
Jarak lantai dengan papan pantul bawah  : 2,75 meter.
Jarak papan pantul bawah dengan ring    : 0,30 meter.
Diameter/panjang ring                              : 0,40 meter.

Ukuran Bola Basket Internasional/FIBA

ukuran bola basket
Sumber: tutorialolahraga.com

Keliling bola basket                                   : 75 – 78 cm.
Berat bola basket                                      : 600 – 650 gram.

Ukuran Lapangan Basket Nasional/NBA

Panjang lapangan                                      : 28,5 meter.
Lebar lapangan                                          : 15 meter.
Diameter 3 lingkaran dalam lapangan      : 1,80 meter.
Lebar garis lingkaran dalam lapangan      : 0,05 meter.
Panjang garis tembakan hukuman            : 3,60 meter.
Panjang garis akhir lingkaran serang         : 6 meter.

Ukuran Tiang Ring Bola Basket Nasional/NBA

Jarak tiang ring basket dengan garis akhir: 1 meter.
Panjang papan pantul bagian luar             : 1,80 meter.
Lebar papan pantul bagian luar                 : 1,20 meter.
Panjang papan pantul bagian dalam         : 0,59 meter.
Lebar papan pantul bagian dalam             : 0,45 meter.
Jarak lantai dengan papan pantul bawah  : 2,75 meter.
Jarak papan pantul bawah dengan ring    : 0,30 meter.
Diameter/panjang ring                              : 0,40 meter.

Ukuran Bola Basket Nasional/NBA

Keliling bola basket                                   : 75 – 78 cm.
Berat bola basket                                      : 600 – 650 gram.

Ukuran-ukuran tersebut kami ambil dari sumber-sumber terpercaya tentang lapangan bola basket. Selain ukuran lapangan basket, hal lain yang diatur oleh induk organisasi bola basket terbesar atau FIBA yaitu peraturan permainan bola basket. Hal ini tentu perlu kita ketahui juga, terkhusus bagi pemain bola basket maupun pecinta bola basket.

Karena ukuran lapangan basket maupun ukuran bola basket pun termasuk ke dalam peraturan bola basket dari FIBA. Untuk itu, kita lampirkan pula tentang peraturan bola basket yang sudah diatur oleh induk organisasi bola basket terbesar yaitu Federation Internationale de Baketball/FIBA. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya.

Peraturan Bola Basket

Peraturan bola basket
Sumber: jordansportsia2.weebly.com

Pembahasan kita di atas sebenarnya merupakan bagian dari peraturan bola basket, dan di awal juga sudah sedikit kita singgung tentang penjelasan permainan bola basket. Penjelasan tersebut juga terkait dengan peraturan bola basket. Selanjutnya yang akan kita bahas adalah peraturan dasar permainan bola basket. Di antaranya yaitu:

  1. Bola basket bisa dilempar dengan salah satu tangan maupun kedua tangan ke segala arah.
  2. Bola basket bisa dipukul ke semua arah dengan salah satu tangan maupun kedua tangan, namun tidak boleh dipukul dengan kepalan tangan.
  3. Pemain dilarang memegang bola sambil berlari, pemain harus melemparkan bola basket dari titik dimana pemain menerima bola, namun diperbolehkan jika pemain berlari dengan kecepatan biasa.
  4. Bola basket hanya boleh dipegang dengan telapak tangan bagian dalam maupun diantaranya. Lengan dan anggota badan lainnya dilarang untuk memegang bola.
  5. Pemain dilarang menahan, mendorong, menyeruduk, memukul, dan menjegal pemain lawan menggunakan cara apapun. Pelanggaran yang pertama pada peraturan ini akan dihitung kesalahan, pelanggaran berikutnya atau pelanggaran kedua akan mendapat sanksi yaitu diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang atau ring timnya kemasukan bola. Namun apabila pelanggaran yang dilakukan dengan tujuan mencederai lawan, maka hukuman yang didapatkan adalah tidak dibolehkan main sepanjang pertandingan, dan pergantian pemain tidak diperbolehkan untuk hal ini.
  6. Suatu kesalahan dilakukan apabila pemain melakukan seperti memukul bola basket dengan kepalan tangan/meninju, melakukan pelanggaran kepada aturan 3, 4, dan 5.
  7. Jika ada salah satu pihak yang melakukan kesalahan sebanyak 3 kali berturut-turut tanpa diselingi pelanggaran dari lawannya, maka hal tersebut akan dihitung sebagai gol bagi lawannya.
  8. Suatu gol terjadi ketika bola dilempar atau dipukul dari area lapangan dan masuk ke keranjang atau ring. Pada hal ini pemain penjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Jika bola basket terhenti di pinggir ring atau pemain lawan menggerakan ring, hal tersebut tidak dianggap gol.
  9. Saat bola basket keluar dari lapangan, maka bola akan dilemparkan ke dalam kembali dan dimainkan sama pemain yang pertama kali menyentuhnya. Jika terjadi suatu ketidak tahuan kepemilikan bola yang keluar, maka bola akan dilemparkan oleh wasit yang memimpin pertandingan. Pemain yang melempar bola akan dikasih jeda waktu 5 detik untuk melempar bola ke dalam lapangan dan dihitung ketika bola digenggam tangan pemain yang akan melempar. Jika melebihi jeda waktu yang diberikan, maka bola harus berpindah tangan sekaligus pindah kepemilikian tim yang melempar. Jika ada pemain melakukan hal yang dapat menunda jalannya pertandingan, maka wasit berhak memberikan peringatan.
  10. Wasit memegang hak untuk memperhatikan permainan dan mencatat setiap pemain yang melakukan pelanggaran, dan apabila terjadi pelanggaran berturut-turut wasit bisa memberitahukan kepada wasit pembantu. Wasit mempunyai hak untuk memberikan diskualifikasi kepada pemain yang sudah melakukan pelanggaran sesuai dengan aturan nomor 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan jalannya permainan bola basket dan mempunyai hak untuk menentukan keputusan kepemilikan bola apabila bola keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, dan menghitung waktu. Selain itu, wasit pembantu juga memiliki hak untuk menentukan sah atau tidaknya gol yang terjadi dan mengitung gol-gol yang sudah terjadi.
  12. Waktu normal pertandingan yaitu 4  quarter dan masing-masing quarter yaitu 10 menit.
  13. Pihak yang memasukan bola paling banyak dan dianggap sah golnya, maka akan dinyatakan sebagai pemenang ketika pertandingan selesai.

Demikian 13 peraturan yang ada dalam permainan bola basket yang diambil dari sumber wikipedia. Bagi pemain bola basket tentunya sudah tahu dengan peraturan ini. Peraturan bola basket bisa saja sewaktu-waktu mengalami perubahan oleh pihak yang berwenang seperti FIBA.

Ukuran Lapangan Sepak Bola Lengkap+Gambar Lapangan Sepak Bola

Ukuran Lapangan Sepak Bola Lengkap+Gambar Lapangan Sepak Bola

UKURAN LAPANGAN SEPAK BOLA – Permainan sepak bola adalah suatu olahraga yang banyak digemari semua kalangan. Tidak jarang para pecinta sepak bola dengan detail mencari informasi di internet tentang pemain sepak bola, lapangan sepak bola, ukuran lapangan sepak bola, gambar lapangan sepak bola, gambar bola, dan semua tentang sepak bola nasional maupun internsional.

Pada artikel ini kita akan membahas ukuran lapangan sepak bola, yang akan kita bahas adalah ukuran lapangan sepak bola standar FIFA (Federation Internationale de Football Association). FIFA adalah sebuah induk organisasi olahraga cabang sepak bola internasional atau organisasi sepak bola seluruh dunia.

FIFA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Mei 1904 di Paris, Prancis. Asosiasi sepak bola terbesar ini memiliki badan asosiasi regional yang cakupan lebih kecil, yang bertujuan untuk memantau perkembangan sepak bola di setiap belahan dunia. Ada 6 asosiasi di bawah cakupan FIFA, asosiasi tersebut yaitu:

AFC (Asian Football Confederation), UEFA (Union of European Football Associations), CAF (Confederation Africaine de Football), CONCACAF (Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football), CONMEBOL (Confederacion Sudamericana de Footbol), OFC (Oceania Football Confederation).

Demikian sedikit penjelasan tentang peran FIFA bagi semua persepak bolaan di dunia. Baik, sekarang kita lanjutkan pembahasan tentang ukuran lapangan sepak bola standar FIFA. Berapa standar ukuran lapangan sepak bola menurut FIFA? Untuk lebih jelasnya mari kita bahas lebih jauh lagi.

Ukuran Lapangan Sepak Bola

ukuran lapangan sepak bola
Sumber: thebeautyoftravel.com

Lapangan sepak bola adalah fasilitas yang pertama bagi olahraga sepak bola, tanpa adanya lapangan sepak bola tentu pemain sepak bola tidak bisa menunjukkan kemampuannya dalam bermain sepak bola. Arena bermain sepak bola atau yang disebut dengan lapangan sepak bola merupakan sebuah lahan terbuka dengan dilengkapi 2 buah gawang dan 1 buah sepak bola.

Namun lahan lapang dengan 2 gawang dan 1 bola hanyalah sebagai dasaran untuk bermain sepak bola, sedangkan sepak bola sekarang sudah memiliki standar untuk bisa layak disebut sebagai lapangan sepak bola. Untuk mencapai standar yang layak sebuah lapangan sepak bola harus memperhatikan rumput lapangan dan ukuran lapangan.

Jika megikuti standar dari FIFA, tentu tidak hanya itu saja yang diperhatikan. Harus ada tempat istirahat, tempat pemain cadangan, dan masih banyak lagi. Namun, yang paling utama diperhatikan terlebih dahulu adalah standar ukuran lapangan sepak bola. Jika lapangannya sudah memenuhi standar, maka bisa ditindak lanjuti dengan memperhatikan lainnya.

Di Indonesia sendiri sudah banyak berdiri stadion atau lapangan sepak bola yang sudah lengkap dengan fasilitas seperti bangku penonton dan tempat istirahat, dan lainnya. Namun, apabila standar ukuran lapangan sepak bola belum memenuhi standar FIFA, maka lapangan tersebut belum layak untuk tempat bermainnya sepak bola kelas Internasional atau dunia.

Oleh karena itu, dalam stadion sepak bola hal yang paling utama diperhatikan adalah standar dari lapangannya tersebut. Berapa standar ukuran lapangan sepak bola menurut FIFA? Berikut ini adalah penjelasannya.

Lapangan Sepak Bola Beserta Ukurannya

 

Ukuran lapangan sepak bola
Sumber: cilacap.go.id

FIFA (Federation Internationale de Football Association) sudah menetapkan standar ukuran lapangan sepak bola yang layak untuk pertandingan sepak bola Internasional. Dalam ukuran lapangan sepak bola yang diperhatikan adalah luas dari lapangan sepak bola. Dari panjang dan lebar lapangan harus benar-benar sesuai standar yang ditentukan.

Jika ukuran lapangan sudah sesuai standar, selanjutnya yaitu menentukan standar garis lapangan, gawang lapangan, dan rumput lapangan. Baik, untuk memperjelas langsung saja kita bahas ukuran lapangan sepak bola berikut ini.

Panjang Lapangan Sepak Bola

Berikut adalah standar panjang lapangan sepak bola:

  • Ukuran standar FIFA, panjang lapangan sepak bola minimal 100 meter dan maksimal 110 meter.
  • Ukuran standar kelayakan, panjang lapangan sepak bola minimal 90 dan masimal 120 meter.

Lebar Lapangan Sepak Bola

Berikut ini adalah standar lebar lapangan sepak bola:

  • Ukuran standar FIFA, lebar lapangan sepak bola minimal 64 meter dan maksimal 75 meter.
  • Ukuran standar kelayakan, lebar lapangan sepak bola minimal 45 meter dan maksimal 90 meter.

Garis Tengah Lapangan

Berikut ini adalah standar garis tengah lapangan sepak bola:

  • Garis tengah lapangan standar FIFA harus memiliki warna putih jelas, diletakkan secara tepat pada tengah lapangan dan membagi lapangan menjadi 2 bagian yang sama.

Lingkaran Tengah

Berikut ini adalah standar lingkaran tengah lapangan sepak bola:

  • Ukuran standar lingkaran tengah yaitu radius 9,15 meter. Titik tengah harus tepat diletakan ditengah lapangan. Titik tengah merupakan titik dimana permainan sepak bola dimulai atau yang sering kita sebut kick off.

Gol Area atau Area Penjaga Gawang

Berikut ini adalah standar area penjaga gawang:

  • Ukuran standar area penjaga gawang yaitu memiliki panjang 18,32 meter dan lebar 5,5 meter.
  • Ukuran standar tiang gawang yaitu memiliki perbandingan 3 : 2, adapun standar FIFA adalah lebar 7,3 meter dan tingg 2,4 meter.

Area Penalty atau Titik Penalty

Berikut ini adalah standar titik penalty:

  • Ukuran area penalty standar FIFA yaitu memiliki panjang 40 meter dan lebar 16,5 meter. Sedangkan jarak titik penalty dengan gawang yaitu 11 meter.

Flag Post pada Setiap Sudut Lapangan

Berikut ini adalah standar flag post atau bendera penanda sudut:

  • Ukuran bendera yang tertancap disetiap sudut lapangan atau yang biasa disebut dengan Flag Post adalah memiliki 1,5 meter.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan dalam ukuran lapangan sepak bola sesuai standar FIFA. Selain ukuran, ada juga rumput lapangan yang harus diperhatikan. Tingkat kelayakan pakai juga dilihat dari segi rumput lapangan sepak bola. Jadi, rumput lapangan sepak bola harus memiliki tingkat kedataran ketebalan yang sudah ditentukan.

Bagaimana? Sudah cukup jelas mengenai penjelasan tentang ukuran lapangan sepak bola. Pada intinya lapangan sepak bola bisa saja memiliki ukuran yang berbeda, namun bisa dipakai dan diakui oleh FIFA. Hal tersebut disebabkan karena lapangan sepak bola tidak harus memiliki ukuran yang sama antara lapangan yang satu dan lainnya. Yang terpenting adalah lapangan tersebut sudah masuk dalam standar ukuran standar FIFA seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Gambar Lapangan Sepak Bola/Stadion

Gambar lapangan sepak bola 1
Sumber: p1.pichost.me
Gambar lapangan sepak bola2
Sumber: estaticos.sport.es
Gambar stadion
Sumber: usimages.detik.com

Gambar di atas merupakan contoh gambar lapangan sepak bola modern. Dengan gambar tersebut semoga bisa semakin memperjelas dan menambah pemahaman anda tentang ukuran lapangan sepak bola.

Jika kita perhatikan lapangan sepak bola sekarang, rata-rata sudah memenuhi standar FIFA. Terutama lapangan sepak bola yang ada di Negara-negara Eropa, tidak hanya sekedar memenuhi standar, namun sudah terbilang di atas standar. Karena lapangan-lapangan sepak bola di Eropa sudah memiliki fasilitas yang sangat modern.

Maka tidak heran jika persepak bolaan di Negara-negara Eropa terbilang maju dan bagus. Baik dari segi pemain sepak bolanya maupun fasilitas yang ada. Sampai-sampai, pemain sepak bolanya bisa digaji dengan sangat mahal.

Demikian penjelasan tentang ukuran lapangan sepak bola beserta keterangan-keterangannya. Artikel ini ditulis dengan mengambil sumber pengetahuan penulis sendiri dan sumber-sumber yang sudah terpercaya. Semoga bermanfaat.

1 Hektar Berapa Meter Persegi? Cara Mengitung Satuan Luas Tanah

1 Hektar Berapa Meter Persegi? Cara Mengitung Satuan Luas Tanah

1 HEKTAR BERAPA METER – Ini adalah hal yang sering ditanyakan oleh banyak orang, terutama mereka yang sedang berurusan dengan tanah. Pada artikel ini akan menjelaskan cara menghitung luas tanah. Satu hektar berapa meter? Dalam tangga konversi satuan luas, Hektar ke meter itu turun dua tangga. Setiap turun atau naik satu tangga dikalikan dan dibagikan 100.

Satuan luas ditandai dengan adanya pangkat dua yaitu angka dua kecil atau kuadrat di ujung atas kanan huruf lambang dan bisa juga dibaca persegi. Urutan tangga satuan luas yaitu mm², cm², dm², m², dam², hm², dan km². Dibacanya yaitu milimeter persegi, centimeter persegi, desimeter persegi, meter, dekameter persegi, hektometer persegi, dan kilometer persegi.

Khusus untuk dekameter persegi bisa juga dibaca are, dan hektometer persegi bisa juga dibaca hektar. Sebenarnya hal ini sudah kita pelajari di masa kecil, yang merupakan salah satu pembahasan pelajaran matematika di masa sekolah dasar. Lalu, 1 hektar berapa meter persegi? Berikut ini adalah jawabannya.

1 Hektar Berapa Meter Persegi? Inilah Cara Mudah untuk Menjawabnya

1 Hektar Berapa Meter
Sumber: ilmukitabaru.com

Cara mudah untuk menjawab 1 hektar berapa meter persegi yaitu, kalikan atau bagikan dengan angka 100, kalikan apabila turun tangga satuan luas, dan bagikan apabila naik tangga satuan luas. Contohnya 1 hektar berapa meter persegi, antara hektar/hektometer persegi (hm²) ke meter persegi (m²) yaitu turun 2 tangga konversi satuan luas. Berarti kalikan 100 sebanyak 2 kali.

Jadi, 1 hektar yaitu 1 x 100 x 100 = 10.000 meter persegi (m²). Contoh lain, 1 are berapa meter persegi (m²)? Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa are adalah nama lain dari dekameter persegi ( dam² ). Jadi, 1 are berapa meter? 1 are = 1 dekameter persegi (dam²), jadi antara dekameter persegi (dam²) ke meter persegi (m²) yaitu turun 1 tangga konversi satuan luas. Berarti kalikan 100 sebanyak 1 kali.

Jadi, 1 are yaitu 1 x 100 = 100 meter persegi (m²). Contoh lainnya, yaitu apabila yang ditanyakan naik tangga satuan konversi luas. Misal 1 meter berapa hektar? Untuk cara menjawabnya tinggal dibagikan sesuai jumlah anak tangganya. meter persegi (m²) ke hektar (hm²) yaitu naik 2 tangga konversi satuan luas, berarti 1 meter yaitu 1 : 100 : 100 = 0.0001 hektar (hm²).

Jadi, untuk menjawab pertanyaan 1 hektar berapa meter, anda bisa memakai cara manual yang cukup sederhana tersebut. Pada intinya, jika yang dihitung berhubungan dengan luas tempat, seperti luas tanah dan tempat lainnya, maka perhitungan tersebut memakai tangga konversi satuan luas. Satuan konversi luas yaitu yang seperti kita bahas di atas yaitu meter persegi (mm²) sampai kilometer persegi (km²).

Perlu diingat satuan konversi luas rumusnya yaitu dikalikan 100 setiap turun tangga konversi satuan luas, dan dibagikan 100 setiap naik tangga satuan konversi luas. Apakah anda bingung dengan angka 100 didapatkan darimana? Untuk lebih jelasnya mari kita bahas tentang konversi satuan.

Tangga Konversi Satuan

tangga konversi satuan
Sumber: youtube.com

Tangga konversi satuan adalah suatu tingkatan nilai satuan. Tujuan dibuatnya tangga konversi satuan adalah untuk mempermudah dalam mengingat untuk menghitung perbandingan nilai antara tingkatan yang satu dengan tingkatan di atasnya maupun di bawahnya, lebih tepatnya dengan tingkatan lainnya.

Seperti pada permasalahan perbandingan yang sudah kita bahas di atas yaitu 1 hektar berapa meter persegi, dan 1 are berapa meter persegi. Baik, sekarang kita akan bahas tentang tangga konversi satuan. Ada 4 tangga konversi satuan, yaitu:

  1. Tangga konversi satuan massa.
  2. Tangga konversi satuan panjang.
  3. Tangga konversi satuan luas.
  4. Tangga konversi satuan volume.

4 tangga konversi satuan tersebut tentunya banyak yang sudah tahu, karena pembahasan ini merupakan pembahasan ketika masih duduk di sekolah dasar. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas satu persatu.

1. Tangga Konversi Satuan Massa

Tangga konversi satuan massa1
Sumber: rumusmatematikadasar.com

Tangga konversi satuan massa yaitu suatu tingkatan satuan massa yan dibuat untuk mempermudah dalam membandingkannya. Konversi satuan massa yaitu miligram (mg), centigram (cg), desigram (dg), gram (g), dekagram (dag), hektogram/ons (hg), dan kilogram (kg).

Dalam tangga konversi satuan massa setiap naik tingkatan tangga maka perhitungannya yaitu dibagikan 10, sedangkan setiap turun tingkatan tangga satuan massa maka dikalikan 10. Contoh soal 1 gram (g) berapa kilogram (kg)?

Maka, cara menjawabnya yaitu gram (g) ke kilogram (kg) yaitu naik 3 tangga konversi satuan massa. Jadi, 1 gram 9 (g) yaitu 1 : 10 : 10 : 10 = 0,001 kilogram (kg).

Namun, pertanyaan yang sering ada yaitu 1 ton berapa kg? Ton adalah tingkatan paling atas dalam satuan massa, namun kadang tidak dicantumkan dalam tangga konversi satuan massa. 1 ton adalah 1000 kg.

2. Tangga Konversi Satuan Panjang

Tangga konversi satuan panjang
Sumber: rumusmatematikadasar.com

Tangga satuan panjang adalah suatu tingkatan satuan panjang yang dibuat untuk mempermudah perhitungan atau perbandingan. Konversi satuan panjang yaitu milimeter (mm), centimeter (cm), desimeter (dm), meter (m), dekameter (dam), hektometer (hm), dan kilometer (km).

Di dalam tangga konversi satuan panjang setiap naik tingkatan tangga maka perhitungannya yaitu dibagikan 10, sedangkan setiap turun tingkatan tangga satuan panjang maka dikalikan 10. Contoh soal yaitu 1 meter (m) berapa kilometer (km)?

Maka, untuk menjawabnya adalah meter (m) ke kilometer (km) yaitu naik 3 tingkatan tangga. Jadi, 1 meter (m) yaitu 1 : 10 : 10 : 10 = 0.001 kilometer (km).

3. Tangga Konversi Satuan Luas

Tangga konversi satuan luas
Sumber: mafia.mafiaol.com

Tangga satuan luas adalah suatu tingkatan satuan luas yang dibuat untuk mempermudah perhitungan atau perbandingan. Konversi satuan luas yaitu milimeter persegi (mm²), centimeter persegi (cm²), desimeter persegi (dm²), meter persegi (m²), dekameter persegi (dam²), hektometer persegi (hm²), dan kilometer persegi (km²).

Di dalam tangga konversi satuan luas setiap naik tingkatan tangga maka perhitungannya yaitu dibagikan 100, sedangkan setiap turun tingkatan tangga satuan panjang maka dikalikan 100.

Kenapa dikalikan atau dibagikan 100? Karena satuan luas merupakan turunan dari satuan panjang yang berbentuk persegi. Persegi adalah bentuk satuan yang memiliki panjang dan lebar atau sisi sama. Rumus mencari luas persegi yaitu panjang kali lebar (p x l) atau sisi kali sisi (s x s), karena sisi panjang dan lebarnya sama maka untuk mempermudahnya dikuadratkan.

Kuadrat yaitu istilah untuk kata dikalikan 2 kali, simbolnya yaitu angka 2 kecil di atas sebelah kanan simbol satuan panjang seperti m². Jadi rumusnya satuan panjang juga harus dikuadratkan. Contoh soal yaitu 1 kilometer persegi (km²) berapa meter persegi (m²)?

Maka, untuk menjawabnya adalah kilometer persegi (km²) ke meter persegi (m²) yaitu turun 3 tingkatan tangga. Jadi, 1 kilometer persegi (km²) yaitu 1 x 100 x 100 x 100 = 1.000.000 meter persegi (m²).

4. Tangga Konversi Satuan Volume

Tangga konversi satuan volume
Sumber: rumushitung.com

Tangga konversi satuan volume adalah suatu tingkatan satuan volume yang dibuat untuk mempermudah perbandingan maupun perhitungan. Konversi satuan volume yaitu milimeter kubik (mm³), cemtimeter kubik (cm³), desimeter kubik (dm³), meter kubik (m³), dekameter kubik (dam³), hektometer kubik (hm³), dan kilometer kubik (km³).

Dalam konversi satuan volume setiap naik tingkatan tangga satuan volume maka dibagikan 1000, dan setiap turun tingkatan tangga satuan volume maka dikalikan 1000. Dikalikan atau dibagikan 1000 karena satuan volume juga termasuk turunan dari satuan pokok panjang.

Kubik yaitu bentuk satuan yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi yang sama. Rumus untuk mencari volume sendiri yaitu panjang kali lebar kali tinggi (P x L x T). Karena kubik memiliki panjang, lebar, dan tinggi yang sama maka dijadikan ke dalam kubik.

Kubik merupakan istilah untuk kata dikalikan 3 kali. Jadi simbolnya yaitu angka 3 kecil terletak di atas kanan simbol satuan pokok panjang seperti m³. Contoh soal yaitu 1 kilometer kubik (km³) berapa meter kubik (m³)?

Untuk menjawabnya kilometer kubik  (km³) ke meter kubik (m³) yaitu turun 3 tingkatan tangga. Maka, 1 kilometer kubik (km³) yaitu 1 x 1000 x 1000 x 1000 = 1.000.000.000 meter kubik (m³).

Demikian informasi tentang konversi satuan yang bisa dibahas diartikel ini, dengan tujuan supaya lebih tahu dalam mengitung atau menemukan jawaban dari 1 hektar berapa meter persegi. Semoga bisa membantu.

Ukuran Kartu Nama Standar dan Contoh Desain Kartu Nama Elegan+Keren

Ukuran Kartu Nama Standar dan Contoh Desain Kartu Nama Elegan+Keren

UKURAN KARTU NAMA – Berbicara tentang berapa ukuran kartu nama, tentu ada kaitanya dengan ukuran standar kartu nama. Perlu diketahui, kartu nama setiap daerah bisa saja berbeda-beda. Ukuran kartu nama standar Indonesia atau ukuran normal kartu nama di Indonesia sendiri sudah ada. Ukuran ideal kartu nama di Indonesia yaitu 90 x 55 mm dan 88 x 53 mm.

Berbicara tentang kartu nama, tentu ada hubungannya dengan suatu hubungan entah untuk bisnis, ataupun hal lainnya. Pada umumnya orang yang memiliki kartu nama yaitu orang-orang yang menggeluti dunia bisnis. Karena pembisnis sangat membutuhkan kartu nama sebagai media memperkenalkan bisnis ataupun perusahaan kepada orang lain.

Bahkan karena kartu nama merupakan sesuatu yang cukup penting dalam urusan bisnisnya, mereka para pembisnis sampai membuat desain kartu nama unik, aneh, dan kreatif. Seperti memakai background desain kartu nama elegan yang membuatnya semakin keren dan menarik. Hal itu dilakukan tentu karena betapa berharganya kartu nama dan supaya yang menerimanya merasa berkesan.

Pengertian Kartu Nama

Kartu Nama
Sumber: piksetsensai.wordpress.com

Kartu nama adalah benda atau alat yang dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang suatu tempat atau individu yang bersifat sebagai pengingat ketika terjadi suatu perkenalan yang bersifat formal dan penting.

Biasanya isi yang tercantum dalam kartu nama yaitu nama individu, alamat dan nama perusahaan, nomor telefon, alamat email, alamat pos, dan situs web. Kartu nama yang sederhana biasanya cukup menggunakan teks dengan warna hitam dan background berwarna putih. Seiring berjalannya waktu, muncul ide-ide yang kreatif untuk membuat kartu nama dengan desain yang mencolok dan menarik.

Tentunya ada kelebihannya sendiri pada desain kartu nama eksklusif atau desain kartu nama terbaik. Karena salah satu tujuan kartu nama sendiri adalah sebagai tanda atau bukti keprofesionalan seseorang. Sehingga seorang mudah mengenal dan menemukan kita saat ada urusan yang penting, terutama urusan bisnis.

Kembali ke tema pembahasan utama yaitu ukuran kartu nama. Perlu diketahui, kartu nama tidak hanya ada di Indonesia. Negara-negara maju seperti negara di Eropa dan Amerika pun memakai kartu nama. Standar ukuran kartu namanya pun berbeda-beda.

Ukuran Kartu Nama Standar

Ukuran kartu nama standar Indonesia
Sumber: ukuran.kartunama.co

Standar ukuran kartu nama setiap negara atau daerah perlu kita ketahui. Seperti yang sudah kita bahas di atas, bahwa kartu nama tidak hanya ada di Indonesia saja. Namun, negara-negara lain juga memakai kartu nama dengan ukuran kartu nama standarnya masing-masing.

Standar dalam kartu nama bukanlah suatu keharusan, namun merupakan suatu yang bersifat umum, sehingga untuk mudah menyebutnya yaitu standar kartu nama. Berikut ini adalah macam-macam contoh ukuran kartu nama dari beberapa negara.

  • Ukuran kartu nama yang sering dipakai di Indonesia yaitu 90 x 55 mm dan 88 x 53 mm.
  • Ukuran kartu nama yang sering digunakan di Negara Kanada, Belanda, dan Amerika yaitu 89 x 51 mm.
  • Ukuran kartu nama yang sering digunakan di Inggris, Italia, France, dan Spanyol yaitu 85 x 55 mm.
  • Ukuran kartu nama di Cina yaitu 90 x 54 mm.
  • Ukuran kartu nama di Negara Selandia Baru, dan Australia yaitu 90 x 55 mm.
  • Ukuran kartu nama di Negara Jepang yaitu 91 x 55 mm.

Ukuran-ukuran di atas merupakan contoh-contoh ukuran kartu nama yang ada di negara tersebut. Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa standar dalam kartu nama merupakan hal yang bersifat umum dan tidak ada berkaitan dengan safety. Jadi, kita bisa desain kartu nama sendiri ataupun membuat kartu nama dengan desain kartu nama terbaru.

Di atas merupakan ukuran-ukuran dalam satuan mm, lalu berapa ukuran kartu nama dalam cm, dan berapa ukuran kartu nama dalam inci. Berikut daftar ukuran nama jika dijadikan dalam satuan cm dan inci.

1. Ukuran Kartu Nama CM

  • Indonesia 9 x 5,5 cm dan 8,8 x 5,3 cm.
  • Amerika 8,9 x 5,1 cm.
  • Ingris 8,5 x 5,5 cm.
  • Cina 9 x 5,4 cm.
  • Australia 9 x 5,5 cm.
  • Jepang 9,1 x 5,5 cm.

2. Ukuran Kartu Nama dalam Inchi

  • Indonesia 3,54 x 2,1 inchi dan 3,46 x 2,08 inchi.
  • Amerika 3,5 x 2,0 inchi.
  • Inggris 3,34 x 2,1 inchi.
  • Cina 3,45 x 2,12 inchi.
  • Australia 3,54 x 2,1 inchi.
  • Jepang 3,58 x 2,1 inchi.

Ukuran kartu nama dalam cm dan inchi di atas merupakan besaran dari ukuran-ukuran kartu nama yang sudah ada selama ini. Jadi jika anda masih bingung dalam menentukan ukuran kartu nama yang standar, anda bisa mengikuti ukuran-ukuran standar di atas.

Selain ukuran kartu nama, hal lain yang perlu diperhatikan saat ini adalah desain kartu nama. Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa sekarang desain kartu nama sudah tidak seperti dulu lagi. Dulu desain kartu nama sangat sederhana hanya menggunakan teks hitam dan background putih.

Dan sekarang desain kartu nama sederhana sudah sangat jarang dipakai, karena sekarang sudah banyak bermunculan desain-desain kartu nama terbaru dan akan selalu muncul desain terbaru. Berbicara tentang desain kartu nama, berikut ini adalah pembahasan lebih jelasnya.

Desain Kartu Nama

Desain kartu nama
Sumber: tadungkung.com

Zaman sekarang adalah zamannya serba teknologi, seperti dunia digital. Mungkin kartu nama dipandangan orang awam merupakan hal yang biasa saja. Tapi, bagi para pembisnis kartu nama merupakan hal yang sangat penting.

Terutama untuk memberikan informasi tentang nama, alamat, dan nomor yang bisa dihubungi kepada calon patner atau klien. Supaya lebih mudah untuk menghubungi kembali. Tanpa alat bantu seperti kartu nama, tentu akan kesulitan dalam mengingat untuk menghubungi kembali.

Supaya lebih berkesan dan terlihat profesioal, maka kita dituntut dalam membuat kartu nama harus mengikuti zaman. Karena sekarang zamannya serba teknologi, maka pembuatan kartu nama sekarang sudah sangat bervariasi. Terutama pada desain kartu nama yang selalu muncul desain-desain terbaru yang elegan dan semakin keren.

1. Contoh Desain Kartu Nama Elegan

Ukuran kartu nama
Sumber: custombagus.com
kartu nama elegan
Sumber: computer1001.com
desain kartu nama elegan
Sumber: ayuprint.co.id
desain kartu nama elegan 1
Sumber: tokopedia.com
Kartu nama desain elegan
Sumber: t-o-r-n-a-d-o.deviantart.com

2. Contoh Desain Kartu Nama Keren

desain kartu nama keren
Sumber: jurnalweb.com
ukuran kartu nama keren
Sumber: alul-stemaku.blogspot.com
kartu nama keren
Sumber: desaingraphix.com
kartu nama keren 1
Sumber: custombagus.com
desain kartu nama keren1
Sumber: pinterest.com

Bahan untuk Membuat Kartu Nama

Hal yang perlu diketahui lainnya adalah bahan yang digunakan untuk membuat kartu nama. Biasanya bahan yang dipakai untuk mencetak kartu nama menyesuaikan kebutuhan dan anggaran yang ada. Berikut ini adalah beberapa nama bahan yang bisa digunakan untuk membuat kartu nama.

  • Art Carton/Art Paper

Bahan ini memiliki berat/ketebalan 260 gsm, untuk ukuran kartu nama, bahan ini cukup tebal. Ciri-cirinya yaitu agak licin dan mengkilap dan tidak bisa ditulis dengan bolpen. jadi jika anda ingin membuat kartu nama dengan bahan ini, usahakan jangan sampai lupa tulis semua informasi yang akan anda sampaikan lewat kartu nama tersebut.

  • Linen Jepang

Kertas local ini memiliki ukuran 250 gsm dengan tekstur garis-garis horizontal dan vertical. Cukup menarik dan profesional apabila digunakan sebagai tanda pengenal sebuah perusahaan.

  • Line Holland

Sebuah kertas impor yang masih sejenis dengan linen Jepang. Perbedaannya hanya pada teksturnya yang lebih halus, sedikit lebih tebal, dan lebih putih sehingga terkesan eksklusif.

  • Mohawk Option

Sebuah kertas import yang memiliki ukuran 250 gsm dengan tekstur yang halus. Kertas ini memiliki daya serap tinta yang bagus, sehingga hasil cetak lebih bagus. Selain itu, jenis kertas ini bisa dicetak secara bolak-balik atau dua sisi.

Demikian informasi tentang ukuran kartu nama yang bisa disampaikan pada artikel ini, semoga bisa membantu anda.